Deretan Cabang eSport SEA Games: Persaingan Sengit!

Cabang olahraga eSport SEA Games nampaknya mulai ada lampu hijau. Sempat simpang siur, kini sudah diketuk palu bahwa olahraga elektronik ini akan kembali menjadi cabor resmi di SEA Games 2021 mendatang. Sekaligus juga akan digelar pada Asian Games 2022 mendatang.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bahwa kini para pemain profesional akhirnya mendapat ruang baru untuk berkontribusi. Dalam rangka mengharumkan nama bangsa Indonesia, tentunya. Jika ditilik dari hasil perolehan medali pada SEA Games 2019 lalu, kita punya kans yang cukup besar untuk lebih baik lagi ke depannya.

Nah, lalu seperti apa kira-kira peta persaingan dan peluang Indonesia untuk kembali meraih medali di ajang SEA Games 2021 nanti? Simak terus ulasannya di bawah ini, ya.

Mobile Legends

Mobile Legends Bang Bang memang sudah menjadi tempat favorit bagi para penggemar olahraga elektronik. Tidak heran jika permainan ini masuk ke dalam salah satu cabang olahraga esport di ajang SEA Games pada tahun 2019 lalu, dan juga akan dimainkan pula pada 2022 mendatang.

Game ini beranggotakan 5 orang untuk tiap tim yang bertanding. Dalam satu pertandingan terdapat 2 tim yang bersaing, maka total ada 10 pemain dalam satu permainan. Setiap pemain memerankan 1 hero yang berperan untuk memainkan perang sesuai dengan keunggulan masing-masing.

Permainan ini memiliki hero yang terbagi ke dalam 5 karakter, yakni Assassin, Support, Mage, Tank, dan Marksman. Kelima karakter tersebut punya kelebihan dan kekurangan, sehingga wajib saling melengkapi. Tugas tim adalah menghancurkan base lawan agar bisa menang.

Arena of Valors

Arena of Valors atau yang kerap disebut AoV juga punya permainan yang mirip dengan Mobile Legends. Cara bermainnya pun sama, jumlah pemain ada 10 dalam 1 pertandingan yang mempertemukan 2 tim (masing-masing 5 pemain).

Karakter yang dipunya di masing-masing tim ada 6, yaknik Support, Marksman, Mage, Assassin, Warrior, dan Tank. Di sinilah letak perbedaan yang paling menonjol dibandingkan dengan Mobile Legends. Tugas masing-masing tim adalah menghancurkan crystal lawan untuk bisa menang.

Dota 2

Dota merupakan singkatan dari Defense of the Ancients. Permainan ini dimainkan dalam mode Desktop alias harus menggunakan komputer. Game ini menjadi pelopor di antara kedua game sebelumnya. Dota 2 juga dimainkan oleh 2 tim dengan masing-masing tim punya 5 pemain profesional.

Kedua tim tersebut dibagi menjadi 2, yaitu tim Dire dan Radiant. Tim Dire berada di kanan atas layar, sedangkan tim Radiant berada di kanan bawah layar. Tugas masing-masing tim juga sama, yakni menghancurkan Ancient musuh dan melindungi Ancient milik tim.

Tekken 7

Masih ingat dengan permainan ini di PS 1 atau 2? Yaps, Tekken 7. Sebuah permainan adu jotos yang seru untuk dimainkan dalam satu pertandingan. Permainan ini juga menuntut strategi dalam menyerang dan bertahan, sekaligus menganalisis gerak-gerik lawan dan mencari kelemahannya.

Game ini juga masuk ke dalam salah satu cabang olahraga di SEA Games. Beberapa karakter yang sering dipakai dalam Tekken 7 ialah Miguel Rojo, Lili, Kazumi Mishima, dan Alisa. Karakter-karakter inilah yang akan dimainkan oleh pemain profesional untuk memenangkan ronde pertandingan adu fisik.

Starcraf II

Permainan ini lebih mengandalkan strategi dalam waktu nyata (real time). Tampilan permainannya dapat dilihat dari atas, alias top down perspective. Permainan ini dimainkan oleh 12 orang dalam satu pertandingan. Tipe permainan adalah pemain jamak, atau disebut juga multiplayer.

Tugas masing-masing pemain ialah menghancurkan markas lawan hingga tak tersisa. Ronde yang dimainkan dibagi menjadi 3, yaitu Terrans, Protoss, dan Zerg. Ketiga rondo atau race ini punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Maka, dibutuhkan strategi yang jeli.

Nah, itu dia tadi beberapa game yang dimainkan dalam cabang olahraga esport SEA Games. Tidak melulu harus pemain profesional, game di atas juga dapat kita mainkan dalam keseharian. Hitung-hitung untuk melepas penat setelah seharian melakukan aktivitas yang mungkin seringkali membosankan.

Karena itu, bermain game bisa menjadi salah satu solusi untuk meringankan beban pikiran. Sambil juga, kamu dapat mencoba hal baru seperti merasakan sensasi nikotin tanpa asap rokok dan tembakau. Caranya adalah dengan kantong VELO, kantong nikotin yang dapat diletakkan di sela-sela gusi dan mulut atas lalu tunggu 20-30 menit untuk merasakan sensasi kesegarannya.

VELO sebagai kantong nikotin pertama di Indonesia yang ditujukan untuk kamu yang sudah 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, yang menawarkan cara baru menikmati nikotin yang lebih praktis, kapan saja dan dimana saja. 

Ifan Prasya
Karena belajar bisa dari mana aja.

Related Articles

Leave a Reply