Desa Wisata Pulesari, Menjelajah Keindahan Desa Jawa yang Otentik

Butuh liburan dengan suasana desa yang menyenangkan penuh nuansa etnik? Rasanya Desa Wisata Pulesari harus masuk dalam daftar destinasi liburan kamu. Banyak hal menarik yang bakal kamu temukan di sini. 

Bukan cuma buat pikiran lebih fresh, kamu juga bisa menikmati sajian budaya yang ditawarkan. Apa saja keseruan yang bisa dinikmati dari destinasi wisata di Jogja yang satu ini? Simak ulasan berikut selengkapnya.

Nikmati Buah Salak, Langsung dari Kebunnya 

Di Desa Wisata Pulesari, kamu bakal bisa menikmati buah salak sepuasnya. Karena desa wisata ini awal berdirinya memang ditujukan untuk wisata kebun buah salak. Karena desa Pulesari memang dari dulu sudah jadi sentra buah salak dan menjadi sumber pendapatan utama hampir sebagian besar para petaninya. 

Salak dari desa wisata Pulesari
source: instagram.com

Di sini, kamu bisa memetik sendiri buah salak sendiri sepuasnya, gratis! Tapi, jika ingin membawa pulang buah salak sebagai oleh-oleh, baru kamu harus bayar. Di sini kamu juga bisa menikmati berbagai macam olahan dari buah salak. Seperti dodol, wingko, enting-enting, bakpia, nastar, madumongso, kerupuk, bakwan, nagasari, hingga kolak salak. Menarik bukan?

Dari Trekking di Aliran Sungai Hingga goa Bersejarah di Desa Wisata Pulesari

Desa wisata Pulesari setidaknya memiliki mata air yang jumlahnya hampir 26 sumber mata air yang mengalir langsung ke beberapa sungai di sekitarnya. Seperti Sungai Bedog dan Sungai Krasak, serta digunakan untuk irigasi persawahan. Aliran sungai tersebut membentuk aliran sungai yang mengular dan melingkari desa. 

Menjelajah sungai di desa wisata Pulesari
source: instagram.com

Hal ini bakal memberikan pengalaman seru saat trekking di daerah aliran sungai. Ditambah lagi, banyak wahana seru yang bakal kamu lewati di jalur trekking. Seperti, titian bambu, spider web, jembatan goyang, hingga jernihnya air terjun. Saat menyusuri aliran sungai tersebut, kamu juga bakal disuguhi pemandangan memukau dari Gunung Merapi. Pas banget buat kamu yang hobi jelajah alam. 

Sambil jelajah alam desa wisata Pulesari, kamu bisa cobain VELO. Produk dengan sensasi nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia berbentuk kantong hisap sekali pakai yang praktis banget. Perlu diingat juga, jika VELO tidak ditujukan untuk perempuan hamil atau menyusui. Agar bisa menikmatinya, kamu harus berusia minimal 18 tahun. Kamu bisa menikmati sensasi nikotin dengan berbagai varian di mana saja dan kapan saja!

Selain trekking, kamu juga bisa menjelajahi beberapa goa bersejarah yang ada di desa wisata Pulesari. Diantaranya ada goa dengan nama Canguk, Wayang, Dampar, Leri, Ular juga Maling. Goa Canguk, konon katanya pernah digunakan sebagai tempat persembunyian warga desa dari penjajah.

Setiap goa memiliki keunikannya tersendiri. Salah satunya goa Dampar yang di dalamnya ada sebuah batu yang bentuknya seperti kursi. Dampar sendiri berarti kursi dalam bahasa Indonesia. Batu berbentuk kursi tadi konon digunakan untuk tempat duduk para penjaga. Sementara goa Canguk lebih difungsikan sebagai lokasi pengintaian dan pernah digunakan sebagai tempat untuk bertapa.

Nikmati Seni tari unik di Desa Wisata Pulesari 

Puas trekking di aliran sungai dan goa, kamu juga bisa menjajal kegiatan seru lainnya. Seperti outbound, atraksi seni kreatif hingga mencicipi kuliner khas desa wisata Pulesari. Pertunjukan seni tari yang ditampilkan di desa wisata ini merupakan Tari Kobro yang digelar dalam enam sesi pertunjukan.

source: instagram.com

Setiap sesi menyuguhkan cerita yang saling berurutan satu sama lain. Sehingga membentuk sebuah cerita yang utuh. Selain itu juga ada ritual adat yang diadakan setahun sekali tiap bulan Sapar dalam penanggalan Jawa, yakni ritual Pager Bumi. Dimana ritual ini ditujukan untuk menunjukkan rasa syukur pada yang maha kuasa atas melimpahnya hasil bumi yang diperoleh.

Akses yang Gampang dan Mudah Dijangkau

Beralamat di desa Pulesari, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman – DI Yogyakarta, desa wisata ini bisa dijangkau dengan mudah baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Buka setiap hari dari hari Senin hingga Minggu, dari jam 7 pagi sampai jam 8 malam. 

Kamu bisa mengunjungi desa ini kapan saja, tapi khusus di akhir pekan desa wisata Pulesari buka 24 jam! Untuk masuk ke desa wisata di Jogja ini kamu cukup bayar biaya parkir saja, lho! Jadi bebas biaya masuk, cocok banget buat kamu yang pengen liburan hemat tapi tetap asyik dan menyenangkan. Seru banget kan?

Nah itu tadi sekilas tentang desa wisata Pulesari. Salah satu desa wisata di Jogjakarta yang layak banget jadi destinasi liburan hemat di akhir tahun bareng keluarga. Kalau belum punya rencana, desa Pulesari bisa jadi pilihan yang menarik, lho!

Related Articles

Leave a Reply