De Tjolomadoe, Museum Instagramable yang Kekinian

Sudah pernah dengar yang namanya De Tjolomadoe? Kamu yang hobi traveling dan mengunjungi tempat-tempat kekinian pasti sudah tidak asing lagi dengan tempat ini. Apalagi jika kamu hobi berburu foto Instagramable untuk dipamerkan ke media sosial. Selain The Heritage Palace, ini adalah tempat hunting foto yang wajib banget buat kamu kunjungi.

Yuk, kenali lebih dalam tentang De Tjolomadoe, mulai dari sejarah berdirinya, jam operasional, hingga harga tiket masuk ke tempat ini.

Sekilas Tentang De Tjolomadoe

De Tjolomadoe adalah destinasi wisata berbentuk gedung budaya dengan arsitektur klasik khas Eropa yang sangat menawan. Jika melihat struktur bangunannya, tentu saja De Tjolomadoe bukanlah bangunan modern.

Gedung yang digunakan dulunya adalah bekas Pabrik Gula Colomadu yang direnovasi dan dipoles lagi, kemudian disulap menjadi destinasi wisata yang kekinian. Pabrik Gula Colomadu diresmikan pada tanggal 8 Desember 1861 di era kepemimpinan KGPAA Mangkunagara IV.

Semua komponen yang digunakan untuk membangun pabrik tersebut didatangkan langsung dari Eropa. Pabrik ini terus beroperasi memproduksi gula selama lebih dari 100 tahun hingga secara resmi ditutup pada tahun 1997.

Selama bertahun-tahun, bangunan pabrik ini dibiarkan tidak terawat dan terbengkalai. Meskipun demikian, mesin uap dan ketel raksasa tetap kokoh meskipun dibiarkan selama bertahun-tahun. Namun demikian, kondisinya sangat buruk karena korosi akibat paparan cuaca.

Revitalisasi Colomadu dimulai pada 2017 yang dilakukan oleh PT Sinergi Colomadu, hasil joint venture beberapa perusahaan.

Lokasi dan Jam Buka De Tjolomadoe

De Tjolomadoe terletak di Jalan Adi Sucipto No. 1, Pulan Wetan, Malangjiwan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Tempat ini buka mulai dari hari Selasa hingga Minggu. Jam buka hari Selasa sampai Kamis mulai jam 11 siang sampai jam 6 malam, sedangkan di akhir pekan buka mulai jam 11 siang hingga 8 malam.

De Tjolomadoe menyediakan ruang-ruang bagi para seniman untuk berekspresi. Ada restoran, ruang konser, aula multifungsi, dan area arcade. Band NOAH adalah salah satu penyanyi yang pernah tampil di aula Tjolomadoe.

Harga Tiket Masuk De Tjolomadoe

Harga tiket masuk adalah salah satu aspek yang pasti kamu perhitungkan saat akan berkunjung ke sebuah destinasi wisata. Tenang saja, kamu tidak perlu merogoh kocek yang terlalu dalam untuk bisa berkeliling dan menikmati keindahan bangunan serta seluruh isinya.

Harga tiket masuk ke De Tjolomadoe adalah Rp 25 ribu untuk pengunjung anak-anak. Sedangkan pengunjung dewasa diharuskan membayar tiket sebesar Rp 35 ribu. Setelah direvitalisasi, De Tjolomadoe mampu menarik banyak pengunjung untuk datang ke tempat itu.

Terutama kaum muda yang memiliki ketertarikan khusus pada dunia fotografi. Mereka akan mempersiapkan kamera terbaiknya dan mencari sudut paling artistik untuk dijadikan latar belakang foto. Tidak heran De Tjolomadoe selalu ramai oleh pengunjung!

De Tjolomadoe jelas harus masuk ke dalam daftar destinasi wisata yang kamu kunjungi jika kamu pergi ke Jawa Tengah, khususnya Solo. Sebagai pengunjung yang bertanggung jawab, kamu juga harus menjaga lingkungan De Tjolomadoe agar tidak tercemar.

Salah satunya tentu dengan tidak merokok sembarangan. Asap rokokmu tidak hanya menyebabkan tempat wisata menjadi kotor, tetapi juga membuat pengunjung lain merasa tidak nyaman.

Apabila kamu memang membutuhkan asupan nikotin agar tetap fokus dan bersemangat, VELO menawarkan cara baru menikmatinya. Produk ini berbentuk kantong kecil yang bisa diselipkan di dalam mulut, dijamin tidak menyebabkan asap. Kamu bisa menikmatinya di sela-sela segala aktivitas yang kamu lakukan.

Indah Ariviani
Indah is an experienced writer specializes in lifestyle, design, and finance, who occasionally lost in her imaginations.

Related Articles

Leave a Reply