David Belle dan Perjuangannya Mempopulerkan Parkour

Parkour merupakan olahraga yang berasal dari Prancis, namun sudah mendunia dan sangat populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Parkour memang dikenal cukup ekstrim. Istilah parkour sendiri berasal dari bahasa Prancis, yakni parcours du combattant, yang dapat diartikan sebagai “latihan rintangan”.

Dalam olahraga yang satu ini membuat pemainnya berpindah atau bergerak dari satu titik ke titik lain dengan cara melompat, berlari, bergelantungan, dan sebagainya. Gerakan-gerakan tersebut bahkan sering dilakukan di tembok atau gedung-gedung tinggi. 

Olahraga parkour memang sangat keren, bukan hanya dilihat dari keindahan gerakan-gerakannya, tetapi juga dari berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan, seperti meningkatkan kekuatan tubuh, membentuk otot tubuh, meningkatkan ketahanan jantung, dan sebagainya.

Tidak seperti sepak bola, voli, atau berbagai jenis olahraga lainnya yang sudah ada sejak ratusan bahwa ribuan tahun yang lalu, parkour termasuk olahraga baru lho! Meskipun gerakan-gerakan parkour sudah ada sejak waktu yang sangat lama–bahkan sebelum manusia mengenal kata “parkour”–olahraga ini baru dikenal sebagai salah satu jenis olahraga dengan nama parkour setelah  ia dipopulerkan oleh seorang pria asal Prancis kelahiran 29 April 1973.

Sekarang, mari kita cari tahu fakta tentang parkour dan bagaimana cerita di balik layar seorang David Belle dalam memperjuangkannya.

Inspirasi David Belle dalam memperkenalkan konsep olahraga parkour

Sejak kecil, David Belle sudah sangat menyukai cerita-cerita aksi kepahlawanan. Inilah yang pertama kali menginspirasinya mendalami parkour yang saat itu belum dikenal sebagai sebuah jenis olahraga.

Ditambah lagi, ayah David Belle, yakni Raymond Belle, merupakan seorang tentang militer Prancis yang memiliki tugas sebagai pemadam kebakaran. Sang ayah telah banyak mempelajari gerakan-gerakan ekstrim di tempat kerjanya.

David Belle akhirnya diajari beberapa gerakan-gerakan aksi oleh ayahnya. Awalnya ia dikenalkan dengan latihan halang-rintang serta latihan aksi dengan methode naturalle.

Sebagai seorang anak yang memang tertarik dengan gerakan aksi, David Belle pun senang mempelajarinya. Ia bahkan latihan setiap pulang sekolah. Ia juga memainkan berbagai skenario aksi seperti skenario meloloskan diri dari berbagai rintangan sulit. Banyak rintangan yang dijadikan David Belle sebagai arena latihan merupakan rintangan alam (rintangan natural).

Grup parkour pertama

Pada saat David Belle memasuki usia 11 tahun, ia pindah ke Lisses, sebuah kota di Prancis. Di sana ia bertemu dengan beberapa teman yang ternyata tertarik dengan hobi David Belle melakukan latihan rintangan.

Ia pun belajar bersama teman-temannya tersebut dan membangun sebuah grup parkour yang dinamakan Yamakasi. Mereka secars bersama-sama mendalami gerakan parkour bahkan mengasah kreativitas dengan menciptakan gerakan-gerakan baru.

Tidak disangka, keberadaan Yamakasi menginspirasi banyak orang untuk belajar parkour. Inilah awal mula parkour mulai populer di Prancis.

Video Air Speed Man

Perjuangan David Belle dalam mempopulerkan parkour tidak berhenti di sana. Ia membuat sebuah video di mana ia melakukan berbagai gerakan-gerakan parkour yang diberi judul Air Speed Man. 

Video tersebut membuat banyak orang tertarik, bahkan Hubert Kounde, seorang sutradara film ternama di Prancis sangat mengagumi aksi David Belle hingga ia ditawarkan untuk masuk ke dunia akting. Sejak saat itu, David Belle pun kerap mendapat tawaran sebagai pemain stuntman di banyak film-film besar di Prancis. 

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang mendalami parkour dan semakin banyak film-film yang mengangkat gerakan-gerakan dalam olahraga yang satu ini, parkour pun semakin populer, tidak hanya di Perancis tetapi juga di berbagai negara di penjuru dunia.

Gimana? Kamu tertarik belajar parkour. Nah, kalau kamu berusia 18 tahun ke atas, boleh banget tuh belajar parkous sambil menikmati VELO, biar gak spaneng!

Related Articles

Leave a Reply