5 Manfaat Ekstrak Daun Kayu Putih yang Jarang Diketahui, Bisa Hilangkan Jerawat!

Minyak esensial hasil ekstraksi daun kayu putih dan tumbuhan eucalyptus sudah sejak lama digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Minyak kayu putih selalu hadir sebagai penawar dikala sakit kepala datang mengganggu, ketika badan menggigil saat cuaca dingin, atau ketika hidung tersumbat akibat gejala pilek.

Minyak kayu putih juga selalu menjadi andalan para ibu untuk menghangatkan badan anak selepas mandi. Itulah beberapa manfaat kayu putih yang selama ini kita ketahui bersama.

Tapi, masih ada manfaat-manfaat lainnya yang jarang diketahui. Berikut ulasannya:

1. Daun Kayu Putih Sebagai Obat Batuk Herbal

Source: Massimo Adami via Unsplash

Pemanfaatan kayu putih umumnya diperoleh dari daun kayu putih yang disuling untuk diambil minyaknya. Tapi, daun yang masih utuh juga bisa digunakan untuk obat batuk herbal. Adapun caranya sebagai berikut:

  1. Ambil beberapa lembar daun kayu putih atau sebanyak 10 gram.
  2. Rebus daun yang sudah dicuci bersih dengan 3 gelas air.
  3. Biarkan air mendidih hingga tersisa satu gelas saja. 

Jika prosesnya sudah selesai, minum air rebusan itu selagi masih hangat.

2. Mencegah dan Mengatasi Infeksi

Source: Christin Hume via Unsplash

Selain menghangatkan badan, minyak esensial dari daun kayu putih juga dapat bekerja sebagai pertolongan pertama pada infeksi kulit bagian luar. Kayu putih mengandung senyawa aktif seperti citronellal, citronellol, dan sineo yang memiliki sifat anti-bakteri.

Dengan mengoleskan sedikit minyak kayu putih pada daerah luka akan mengatasi infeksi bakteri. Selain itu, kayu putih juga bisa sekaligus mencegah infeksi kulit. Sensasi hangat yang dihasilkan oleh kandungan sineol dapat mengurangi rasa nyeri ketika dioleskan pada area kulit.

3. Mencegah Gigitan Serangga dan Nyamuk

Source: Syed Ali via Unsplash

Daun kayu putih dan eucalyptus memiliki sifat menolak serangga, sehingga banyak digunakan oleh industri sebagai bahan dasar pembuatan produk penolak nyamuk. Aroma khas dari kayu putih sangat tidak disukai serangga dan nyamuk.

Selain itu, jika kamu memiliki masalah dengan kutu yang sering hinggap di rambut secara tiba-tiba, kamu bisa mengoleskan ekstrak daun kayu putih ke kulit kepala. Diamkan hingga meresap dan rasa hangatnya menjalar selama kurang lebih 1 jam. 

4. Mengatasi dan Menghilangkan Noda Bekas Jerawat

daun kayu putih
Source: Potential Filmmaker via Shutterstock

Siapa sangka kayu putih juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi jerawat sekaligus menghilangkan bekasnya. Jika kamu punya tipikal kulit wajah yang mudah berjerawat, dan sering kali sulit diatasi, cobalah menggunakan kayu putih.

Caranya cukup mudah, pertama-tama bersihkan wajah dengan air. Kemudian oleskan sedikit minyak ekstrak daun kayu putih pada jerawat menggunakan kapas atau cotton bud. Bisa juga dengan mencampurkan gel lidah buaya (aloe vera).

Ulangi prosesnya sebanyak 3-4 kali setiap kali minyak kayu putih telah mengering. Kayu putih mengandung sifat anti-inflamasi yang cukup tinggi, sehingga ampuh untuk mengatasi dan menghilangkan noda akibat jerawat yang meradang.

5. Mengatasi Kulit Berminyak

daun kayu putih
Source: torwaiphoto via Freepik

Manfaat lain dari kayu putih untuk kulit wajah adalah mengatasi produksi minyak berlebih. Kayu putih mengandung suatu zat alami yang memiliki sifat seperti astringent, yaitu menurunkan kadar minyak, membersihkan kulit, sekaligus mengecilkan pori-pori.

Sebelum membasuh wajah atau ketika akan menghapus bekas make up, campurkan beberapa tetes kayu putih pada air yang akan digunakan. Selain itu, bisa juga dengan mengoleskan langsung tetesan kayu putih dan sedikit air menggunakan kapas ke area wajah.

Tapi, jika kamu punya kulit sensitif atau mudah mengalami iritasi, sebaiknya hindari menggunakan kayu putih pada wajah. Bahan-bahan yang bersifat seperti astringent bisa merusak kulit wajah akibat luka iritasi. Gunakanlah produk-produk kayu putih dengan bijak dan secukupnya saja.

Ikuti terus perkembangan info menarik lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang ditujukan untuk kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, menawarkan cara baru menikmati nikotin yang lebih praktis, kapan saja dan dimana saja.

Tidak menimbulkan asap sehingga kamu tidak perlu khawatir akan mengganggu kenyamanan orang di sekitar. Bahkan di sela-sela aktivitasmu yang padat, kamu tetap bisa bebas menikmati kantong nikotin ini.

Henki Taher
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply