Cowok Posesif atau Protektif? Ini 5 Perbedaannya!

Istilah posesif mungkin sudah menjadi istilah yang tidak asing lagi di kehidupan sehari-hari, terutama saat berbicara tentang pasangan kekasih yang menjalin hubungan, baik berpacaran maupun berumah-tangga. 

To be specific, istilah posesif ini kerap dikaitkan dengan sikap laki-laki. Karena itu, lahirlah istilah cowok posesif

Kalau kamu cowok, pernah gak sih pacar kamu marah karena kamu dianggap sebagai cowok posesif? Padahal menurutmu tindakan yang kamu lakukan tidak bersifat posesif, namun protektif?

Kamu mungkin tipe laki-laki yang kerap melarang dan membatasi aktivitas-aktivitas tertentu pasanganmu. Misalnya saat ia menggunakan baju crop top, kamu melarangnya dengan alasan kamu tidak ingin melihatnya dijadikan oleh laki-laki lain sebagai objek yang mengarah ke hal-hal yang bersifat seksual. 

Atau contoh lain, misal kamu melarangnya berteman dengan beberapa teman laki-laki dengan alasan kamu khawatir mereka akan membahayakan pasanganmu. Kamu mungkin berpikir bahwa tindakan melarang tersebut kamu lakukan untuk melindungi pasanganmu.

Banyak laki-laki yang sejak kecil diberi nasehat untuk bertindak sebagai kaum pelindung terhadap perempuan. Hal ini memang wajar dan sudah menjadi naluri banyak kaum laki-laki. Namun jika sikap melindungi tersebut dilakukan secara berlebihan, maka ia bisa dikatakan sebagai cowok posesif.

Nah, kalau kamu adalah cewek, kamu pasti merasa kurang nyaman menjalani hubungan dengan cowok posesif, meskipun sebenarnya banyak cewek yang tidak menyadari bahwa pasangannya bersikap posesif, karena yang ia tahu, pasangannya tersebut menunjukkan sikap protektif.

Nah, daripada terus-menerus berada di hubungan toxic, sebaiknya kenali dulu apakah kamu posesif atau protektif (bagi cowok), atau apakah pasanganmu posesif atau protektif (bagi cewek). Berikut beberapa perbedaannya!

Kepemilikan

Masalah kepemilikan menjadi salah satu pembeda paling mencolok antara cowok posesif dan protektif. Cowok protektif akan tetap memandang pasangannya sebagai pribadi yang memiliki otoritas terhadap diri sendiri, sementara cowok posesif melihat pasangannya sebagai miliknya secara utuh. Oleh karena itu, cowok posesif merasa ia memiliki hak untuk mengatur setiap gerak-gerik pasangannya.

Saran vs larangan

Cowok protektif biasanya tidak akan melarangmu bepergian dengan siapapun, memakai baju jenis apapun, atau melakukan aktivitas apapun yang kamu senangi. Ia hanya akan memberimu saran jika ada sesuatu yang menurutnya perlu ditambah atau dikurang. Namun tentu saja ia tetap akan menyerahkan segala keputusan tentang hidup pas sepenuhnya padamu.

Sebaliknya, cowok posesif akan memberikan berbagai larangan, mulai dari larangan berteman dengan orang-orang tertentu, hingga larangan memakai pakaian tertentu. Ia akan marah jika pasangannya tidak menuruti apa yang ia mau.

Mengawasi vs ikut campur

Cowok protektif sebagai orang yang melihat pasangannya sebagai individu dengan otoritas diri akan memantau berbagai aktivitas atau persoalan yang dihadapi oleh pasangannya. Namun ia tidak akan ikut campur. Ia akan menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan pendapat seperlunya.

Sementara cowok posesif cenderung ikut campur dalam seluruh urusan pasangannya. Ia akan mengabaikan privasi pasangan.

Percaya vs curiga

Cowok protektif akan selalu percaya padamu. Ia tahu semua aktivitas yang kamu lakukan bertujuan untuk kebahagiaanmu. Sama seperti dirinya, ia akan melihatmu sebagai sosok pasangan yang tidak akan mengkhianatinya.

Sebaliknya, cowok posesif akan terus menaruh curiga pada setiap gerak-gerikmu. Ia khawatir ia tidak menjadi satu-satunya pusat perhatianmu.

Nah, itu dia beberapa perbedaan antara cowok posesif dan protektif. Jangan sampai di hubunganmu ada tanda-tanda pasangan posesif ya!

Btw, sambil ngobrol sama pacar untuk kenal dia lebih dalam, gak ada salahnya kalian cobain VELO, si kantong nikotin mungil yang praktis dibawa kemana saja, dengan berbagai varian rasa, yang bisa menemani saat-saat santaimu!

Related Articles

Leave a Reply