Cara Menghitung Diskon dan 5 Manfaatnya Untuk Bisnismu

Pada umumnya, saat orang berkunjung ke mall atau supermarket dan ingin berbelanja, salah satu hal yang kerap mempengaruhi keputusannya untuk berbelanja adalah adanya diskon. Tentu saja, hal ini dikarenakan kita sebagai manusia pasti menginginkan sesuai yang bernilai tinggi, dan jika bisa didapat dengan effort yang lebih rendah, mengapa tidak?

Karena diskon kerap dicari, diskon pun menjadi salah satu solusi paling ampuh bagi marketing perusahaan. Meskipun diskon adalah salah satu cara terbaik untuk menyentuh sisi psikologis calon pelangganmu, memberikan diskon tidak boleh dilakukan secara asal-asalan lho! Sebagai seorang pemilik usaha, kamu harus tahu cara menghitung diskon dan kapan diskon digunakan, agar kamu dapat merasakan manfaat penerapan diskon tersebut pada bisnis yang sedang kamu jalankan.

Sebelum belajar tentang bagaimana cara menghitung diskon, sebaiknya kamu ketahui dulu kapan yang momen tepat untuk memberikan diskon kepada pelangganmu.

Jika biasanya kamu melihat banyak perusahaan memberikan diskon besar-besaran saat hari raya besar, kamu pun dapat menerapkan cara yang sama. Hal ini akan mempengaruhi kuantitas penjualan produkmu.

Hari raya besar tentu bukan hanya natal, lebaran, imlek, dan tahun baru, tetapi juga hari-hari lain seperti semester masuk sekolah, perayaan kemerdekaan, hari valentine, dan lain sebagainya.

Jika produk yang kamu tawarkan berkaitan dengan busana muslim, buatlah diskon sebelum lebaran tiba. Jika produkmu berkaitan dengan peralatan sekolah, buatlah diskon saat semester awal sekolah akan dimulai, begitu seterusnya.

Setelah tahu kapan waktu yang tepat untuk memberikan diskon kepada pelangganmu, hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membuat pertimbangan untuk memberi diskon pada beberapa jenis produk dalam bisnis yang kurang diminati oleh pasar.

Mengapa hal ini penting? Produk yang minim peminat biasanya akam ditumpuk di gudang. Hal ini bisa beresiko hilang atau rusak. Jadi agar produk tersebut laku lebih cepat, sebaiknya kamu tawarkan produk tersebut dengan diskon. Hal ini mungkin terdengar merugikan, namun jauh lebih baik dibanding sekedar menyimpannya digudang, kan?

So, sebelum lanjut untuk tahu bagaimana cara menghitung diskon yang efektif, sebaiknya ketahui dulu apa saja sih manfaat yang bisa kamu dapatkan untuk bisnismu dengan menerapkan sistem diskon.

Diskon mampu mendatangkan pelanggan baru

Diskon menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menarik pelanggan baru. Hal ini dikarenakan kamy menawarkan produk dengan harga yang lebih murah dan pelanggan akan merasa resikonya menjadi minim dengan mencoba produk kita untuk pertama kali. 

Lagipula jika seorang pelanggan yang ingin mencoba produk dari brand baru dihadapkan pada 2 pilihan: membeli produk dengan harga normal atau membeli produk dengan harga lebih murah, mereka pasti akan memilih produk dengan potongan harga. 

Pelanggan juga memiliki kecenderungan untuk membandingkan harga produk antara 1 barang dengan barang lain yang sejenis. Jika harga barang yang kamu tawarkan lebih murah, mereka pasti akan memilihnya.

Meskipun kamu memberikan diskon kepada pelanggan, kamu tidak boleh mengabaikan kualitas produk ya!

Diskon dapat meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan

Agar pelanggan lama merasa diapresiasi, kamu bisa memberikan diskon kepada mereka. Misalnya kamu memberikan potongan harga tertentu apabila mereka sudah berbelanja sebanyak 5 kali.

Selain meningkatkan penjualan produk melalui repeat order yang dilakukan oleh pelanggan lama, pemberian diskon ini juga akan meningkatkan engagement dan kesetiaan pelanggan.

Cara terbaik menghabiskan stok produk

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jika kamu memiliki banyak stok produk namun ternyata memiliki sedikit peminat, kamu dapat memberikan diskon untuk produk-produk tersebut agar kamu terhindar dari kerugian.

Membangun citra baik bagi perusahaan

Siapa sangka pemberian diskon produk bagi pelanggan dapat meningkatkan reputasi bisnismu di mata masyarakat?

Misalnya saat musim lebaran akan tiba, kamu memberikan diskon untuk berbagai produk yang berkaitan dengan lebaran. Hal ini akan membangun citra bahwa bisnismu peduli terhadap perayaan tersebut.

Sekarang kamu sudah tahu apa saja manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan memberikan diskon. Saatnya kamu tahu bagaimana cara menghitung diskon! Cekidot!

Cara menghitung diskon off

Seperti banyak pusat perbelanjaan dan berbagai toko, kamu pun mungkin tertarik menerapkan diskon off. 

Mari kita pelajari cara menghitung diskon ini!

Misalkan jika ada tulisan 20% off dengan harga normal Rp500.000, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

20/100 x Rp500.000= 100.000. 

Artinya, pembeli akan mendapat potongan sebesar Rp100.000. Jika harga normal adalah Rp500.000, maka pembeli cukup membayar Rp400.000 saja.

Menghitung diskon X% + Y%

Diskon ini sering dianggap “menipu” bagi orang yang belum memahaminya dengan benar. Misalnya diskon 50% + 20%. Orang-orang kerap berpikir itu berarti sebuah produk memberi diskon 70%. Padahal cara kerjanya bukanlah demikian.

Kita contohnya saja diskon 30% + 20% pada produk dengan harga normal Rp500.000, berikut cara menghitung diskon ini:

Diskon 1: Rp500.000 × 30% = Rp150.000

Diskon 2: Rp150.000 × 20% = Rp30.000

Jadi total potongan harganya adalah Rp180.000. Artinya, pembeli hanya perlu membayar Rp320.000.

Nah itulah beberapa manfaat diskon untuk bisnismu dan cara menghitung diskon yang perlu kamu ketahui. Mudah kan?

Sambil belajar menghitung diskon, tidak ada salahnya kamu cobain VELO.

VELO adalah produk kantong nikotin dengan berbagai pilihan rasa yang ditujukan untuk kamu yang berusia di atas 18 tahun. Dengan VELO, aktivitasmu jadi lebih seru!

Karena diskon kerap dicari, diskon pun menjadi salah satu solusi paling ampuh bagi marketing perusahaan. Meskipun diskon adalah salah satu cara terbaik untuk menyentuh sisi psikologis calon pelangganmu, memberikan diskon tidak boleh dilakukan secara asal-asalan lho! Sebagai seorang pemilik usaha, kamu harus tahu cara menghitung diskon dan kapan diskon digunakan, agar kamu dapat merasakan manfaat penerapan diskon tersebut pada bisnis yang sedang kamu jalankan.

Sebelum belajar tentang bagaimana cara menghitung diskon, sebaiknya kamu ketahui dulu kapan yang momen tepat untuk memberikan diskon kepada pelangganmu.

Jika biasanya kamu melihat banyak perusahaan memberikan diskon besar-besaran saat hari raya besar, kamu pun dapat menerapkan cara yang sama. Hal ini akan mempengaruhi kuantitas penjualan produkmu.

Hari raya besar tentu bukan hanya natal, lebaran, imlek, dan tahun baru, tetapi juga hari-hari lain seperti semester masuk sekolah, perayaan kemerdekaan, hari valentine, dan lain sebagainya.

Jika produk yang kamu tawarkan berkaitan dengan busana muslim, buatlah diskon sebelum lebaran tiba. Jika produkmu berkaitan dengan peralatan sekolah, buatlah diskon saat semester awal sekolah akan dimulai, begitu seterusnya.

Setelah tahu kapan waktu yang tepat untuk memberikan diskon kepada pelangganmu, hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membuat pertimbangan untuk memberi diskon pada beberapa jenis produk dalam bisnis yang kurang diminati oleh pasar.

Mengapa hal ini penting? Produk yang minim peminat biasanya akam ditumpuk di gudang. Hal ini bisa beresiko hilang atau rusak. Jadi agar produk tersebut laku lebih cepat, sebaiknya kamu tawarkan produk tersebut dengan diskon. Hal ini mungkin terdengar merugikan, namun jauh lebih baik dibanding sekedar menyimpannya digudang, kan?

So, sebelum lanjut untuk tahu bagaimana cara menghitung diskon yang efektif, sebaiknya ketahui dulu apa saja sih manfaat yang bisa kamu dapatkan untuk bisnismu dengan menerapkan sistem diskon.

  1. Diskon mampu mendatangkan pelanggan baru

Diskon menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menarik pelanggan baru. Hal ini dikarenakan kamy menawarkan produk dengan harga yang lebih murah dan pelanggan akan merasa resikonya menjadi minim dengan mencoba produk kita untuk pertama kali. 

Lagipula jika seorang pelanggan yang ingin mencoba produk dari brand baru dihadapkan pada 2 pilihan: membeli produk dengan harga normal atau membeli produk dengan harga lebih murah, mereka pasti akan memilih produk dengan potongan harga. 

Pelanggan juga memiliki kecenderungan untuk membandingkan harga produk antara 1 barang dengan barang lain yang sejenis. Jika harga barang yang kamu tawarkan lebih murah, mereka pasti akan memilihnya.

Meskipun kamu memberikan diskon kepada pelanggan, kamu tidak boleh mengabaikan kualitas produk ya!

  1. Diskon dapat meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan

Agar pelanggan lama merasa diapresiasi, kamu bisa memberikan diskon kepada mereka. Misalnya kamu memberikan potongan harga tertentu apabila mereka sudah berbelanja sebanyak 5 kali.

Selain meningkatkan penjualan produk melalui repeat order yang dilakukan oleh pelanggan lama, pemberian diskon ini juga akan meningkatkan engagement dan kesetiaan pelanggan.

  1. Cara terbaik menghabiskan stok produk

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jika kamu memiliki banyak stok produk namun ternyata memiliki sedikit peminat, kamu dapat memberikan diskon untuk produk-produk tersebut agar kamu terhindar dari kerugian.

  1. Membangun citra baik bagi perusahaan

Siapa sangka pemberian diskon produk bagi pelanggan dapat meningkatkan reputasi bisnismu di mata masyarakat?

Misalnya saat musim lebaran akan tiba, kamu memberikan diskon untuk berbagai produk yang berkaitan dengan lebaran. Hal ini akan membangun citra bahwa bisnismu peduli terhadap perayaan tersebut.

Sekarang kamu sudah tahu apa saja manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan memberikan diskon. Saatnya kamu tahu bagaimana cara menghitung diskon! Cekidot!

Cara menghitung diskon off

Seperti banyak pusat perbelanjaan dan berbagai toko, kamu pun mungkin tertarik menerapkan diskon off. 

Mari kita pelajari cara menghitung diskon ini!

Misalkan jika ada tulisan 20% off dengan harga normal Rp500.000, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

20/100 x Rp500.000= 100.000. 

Artinya, pembeli akan mendapat potongan sebesar Rp100.000. Jika harga normal adalah Rp500.000, maka pembeli cukup membayar Rp400.000 saja.

Menghitung diskon X% + Y%

Diskon ini sering dianggap “menipu” bagi orang yang belum memahaminya dengan benar. Misalnya diskon 50% + 20%. Orang-orang kerap berpikir itu berarti sebuah produk memberi diskon 70%. Padahal cara kerjanya bukanlah demikian.

Kita contohnya saja diskon 30% + 20% pada produk dengan harga normal Rp500.000, berikut cara menghitung diskon ini:

Diskon 1: Rp500.000 × 30% = Rp150.000

Diskon 2: Rp150.000 × 20% = Rp30.000

Jadi total potongan harganya adalah Rp180.000. Artinya, pembeli hanya perlu membayar Rp320.000.

Nah itulah beberapa manfaat diskon untuk bisnismu dan cara menghitung diskon yang perlu kamu ketahui. Mudah kan?

Sambil belajar menghitung diskon, tidak ada salahnya kamu cobain VELO.

VELO adalah produk kantong nikotin dengan berbagai pilihan rasa yang ditujukan untuk kamu yang berusia di atas 18 tahun. Dengan VELO, aktivitasmu jadi lebih seru!

Related Articles

Leave a Reply