Cara Menentukan Arah Mata Angin dengan Tongkat!

Arah mata angin adalah pedoman penting untuk mengetahui posisi dan menentukan arah yang benar ketika sedang tersesat. Biasanya, arah mata angin dikenal dengan titik kompas. Setiap elemen di dalam kompas akan membantu kamu mengetahui arah melalui putaran kompas. Selain menggunakan kompas, ada beberapa cara untuk menentukan arah mata angin yang akan dijelaskan lebih lanjut berikut ini.

Cara Menentukan Arah Mata Angin

Sejak zaman dahulu kala, kompas sudah digunakan sebagai penunjuk arah di laut ataupun alam bebas. Meski saat ini sudah dimudahkan dengan bantuan GPS pada handphone untuk mengetahui lokasi tempat tetapi ada cara lainnya yang dapat membantu kamu saat tersesat.

1. Menentukan Arah Angin Dengan Kompas

Cara sederhana yang bisa dilakukan yaitu dengan kompas. Untuk memakainya, ada pedoman untuk melatih kemampuanmu dengan dua langkah berikut:

–  Letakan kompas pada permukaan yang datar, tunggu beberapa detik hingga jarum kompas tidak bergerak sama sekali. Jika jarum kompas sudah diam, maka arahnya akan menunjukan ke utara dengan sudut 0º atau 360º. Untuk arah lainnya, kamu dapat melihat ke permukaan tempat angka dan huruf. Garis dan angka tersebut akan menunjukan besaran derajat untuk menentukan arah. Misalnya ketika kamu menentukan arah ke barat-barat laut, kamu cukup memperhatikan angka yang menunjukan ke 292,5º.

Sebaliknya, jika kamu mengetahui arahnya, kamu cukup memperhatikan sesuatu tersebut pada garis dial di kompas.

–  Ketika kamu sedang menggunakan kompas bidik, peganglah kompas dengan keadaan diam dan posisi datar. Sasaran dapat dibidik melalui visir, celah di kaca pembesar kemudian kamu miringkan lagi kaca pembesar pada posisi sekitar 50º dengan kaca dial. Coba perhatikan, garis dan angka apa yang ada pada derajat dial.

2. Menentukan Arah Angin dengan Tongkat

Kamu dapat menentukan arah angin dengan tongkat apabila cuaca sedang cerah, yaitu ketika sinar matahari dapat membentuk bayangan. Seperti yang kita ketahui, sejak matahari terbit sampai terbenam, bayangan akan dibentuk dari arah terbit yaitu arah timur dan akan bergerak terus ke sebelah barat. Fenomena inilah yang dapat menjadi pedoman dasar dalam menentukan arah mata angin.

Namun, hal tersebut dapat dilakukan jika kamu memiliki 2 tongkat lurus dengan panjang 30-150 cm dan batu untuk menahan berat dari tongkat tersebut.

Cara sederhananya yaitu:

–  Tongkat diletakkan di atas tanah secara tegak lurus, batu ditegakan di atas permukaan tanah untuk menjadi penanda ujung bayangan terbentuk.

–  Setelah itu, tunggulah hingga 15-20 menit, kamu dapat melihat bayangan terbentuk yang akan berpindah arah. Jangan lupa untuk memberi tanda pada ujung bayangan dengan tongkat lainnya.

–  Jika sudah, hubungan titik ujung bayangan yang terbentuk dengan garis lurus yang ada di atas tanah. Bayangan akan melalui perpindahan arah yang berlawanan pada matahari. Sehingga, garis yang akan terbentuk menentukan arah timur dan barat.

Manfaat Mata Angin

Arah mata angin memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

–  Menentukan arah tujuan yang tepat dan akurat.

–  Membantu seseorang saat tersesat dijalan, seperti saat berada di laut, gunung ataupun hutan.

–  Menjadi pedoman untuk menentukan arah kiblat.

–  Menentukan lokasi berlayar untuk nelayan agar tidak tersesat.

–  Dapat mengetahui perkiraan cuaca.

Walaupun sudah ada bantuan teknologi, namun mempunyai kemampuan membaca kompas dapat membantu disaat yang tidak terduga.

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply