Cara Memainkan Alat Musik Sasando Bagi Pemula

Setiap daerah tentu memiliki alat musik khas untuk dimainkan, termasuk dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Daerah ini memiliki alat musik Sasando. Cara memainkan alat musik Sasando adalah dengan dipetik seperti halnya alat musik petikan lainnya.

Walaupun sama-sama dipetik, namun Sasando memiliki cara yang sedikit berbeda. Sasando biasanya dimainkan menggunakan kedua tangan dengan arah yang berlawanan. Tangan kanan berperan untuk memainkan accord, sedangkan tangan kiri sebagai melodi atau bass.

Untuk memainkan Sasando ini tentu tidak mudah, karena dibutuhkan harmonisasi perasaan dan teknik, sehingga menghasilkan nada yang pas dan merdu. 

Selain itu, keterampilan jari dalam memetik sangat diperlukan. Hampir sama dengan alat musik Harpa, keterampilan dalam memetik dawai sangat mempengaruhi suara apalagi bila memainkan nada tempo cepat.

Nah, buat kamu yang ingin belajar alat musik ini, berikut VELO bagikan tipsnya:

Cara Memainkan Alat Musik Sasando

Cara Memainkan Alat Musik Sasando
Image source: Fakhri Anindita FOTO via fakhrianindita.com

Pemain yang sudah lihai memainkan Sasando dapat mengatur jari-jari tangan kanan dan kirinya dengan berbagai macam teknik improvisasi yang disesuaikan sendiri. Artinya, cara memainkan alat musik Sasando tidak harus sama.

Hanya saja terdapat aturan dengan stabiliser jari untuk mengatur perpindahan jari dari nada yang tinggi ke nada yang rendah. Pemain berperan memainkan 3 (tiga) irama yaitu, melodi, ritem dan bas. Posisi jari kiri memetik bas dan melodi, jari kanan memainkan accord (mengiring).

Pertama-tama pemain harus mengenal atau menghafal susunan dan tempat nada-nada pada sasando.

Tangan kiri: 

Jari telunjuk tangan kiri bertumpu di atas nada B (nada 7). Tiga jari tangan kiri memetik atau memainkan melodi dan bas pada nada-nada D1, C1, G2, F, G, Fis, B, C, D dan seterusnya sampai nada tertinggi.

Jari telunjuk hanya menangani satu nada yaitu nada B atau 7. Jari telunjuk harus cepat bertumpu kembali ke atas dawai lalu jari tengah dan ibu jari berpindah-pindah memainkan perannya sesuai dengan lagu yang dimainkan.

Jari tengah tangan kiri, memerankan nada-nada F, Fis, G, G2, C, bahkan bisa mencapai nada D1 yaitu 4, 4, 5, 5, 1,2 Nada F, Fis, G membunyikan melodi sedang nada C1 G2 dan D1 sebagai pelengkap bas. Ibu jari tangan kiri bertugas pada nada-nada C, D, E, F, dan seterusnya sampai pada nada untuk memainkan melodi.

Tiga jari tangan kiri ini memetik melodi nyanyian dengan jelas, sedangkan nada C1, G2, dan D1 hanya merupakan pelengkap bas.

Tangan kanan:

Tugas pokok tiga jari tangan kanan untuk memainkan nada-nada pengiring atau irama lagu dan sewaktu-waktu sebagai nada pelengkap melodi dan bas. Ibu jari tangan kanan memerankan nada-nada A,E, D, C.

Nada A selalu sebagai pelengkap melodi dan juga sebagai nada pengiring. Jari telunjuk tangan kanan memerankan nada-nada C, B1, A, sebagai nada pengiring. Jari tengah tangan kanan memerankan nada-nada A1,G1, G1, E, D1, sebagai nada pengiring dan bas.

Gerak tiga jari tangan kanan ini berpindah-pindah. Jarak pindah tidak terlalu besar. Tugas tiga jari ini boleh memetik tiga nada serentak atau berganti-ganti sesuai irama lagu yang dimainkan mengikuti melodi yang dimainkan oleh tiga jari tangan kiri.

Susunan nada-nada pada bagian diatas untuk dapat memainkan nyanyian dengan 2 nada dasar yaitu nada dasar C/do dan nada dasar G/do.

Panduan ini tidak bersifat baku/wajib. Cara memainkan alat musik Sasando di atas hanya bagi yang ingin mencoba pertama kali.

Simak juga info dan tips menarik seputar alat musik lainnya bersama VELO, kantong nikotin bebas tembakau pertama di Indonesia yang praktis dan simple!

VELO tersedia dalam aneka varian rasa unik seperti Berry Frost, Tropical Mix, Polar Mint, dan Ruby Berry. Kantong nikotin ini ditujukan bagi pengguna nikotin berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang hamil atau menyusui.

VELO akan menemani keseruan aktivitasmu kapan saja dan dimana saja tanpa khawatir mengganggu kenyamanan orang di sekitar, karena kantong nikotin ini sepenuhnya bebas asap!

Hengky
For the last few years, Hengky living as a digital nomad and currently settled in Denpasar. As a writer, he is interested in a certain topic such as pseudoscience, culture, art, and lifestyle.

Related Articles

Leave a Reply