Merasa Capek Pikiran? Redakan Dengan 4 Hal ini!

Pernahkah kamu berada di posisi capek pikiran? Ketika pikiran kamu sudah mulai penuh dengan rencana-rencana yang belum tercapai, pekerjaan yang menumpuk serta permasalahan yang tidak kunjung selesai.

Inilah saatnya untuk memberikan ruang untuk pikiran kamu, agar terhindar dari capek yang berlebih. Jika kamu memaksakan untuk tetap beraktivitas dengan beban di pikiran maka ada beberapa hal yang terjadi misalnya saja tidak dapat berpikir dengan jelas, tidak kreatif dan produktivitas menurun.

Supaya kamu tetap dapat bekerja dengan tenang tanpa harus merasakan capek pikiran, ada empat tips dibawah ini yang bisa kamu terapkan.

1. Berlatih Mindfulness

Melatih diri untuk menjadi lebih tenang dalam menjalani apapun, dapat bermanfaat bagi kamu. Misalnya saja kamu akan lebih fokus terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar kamu.

Lalu, bagaimana caranya agar menjadi seorang yang tenang dan fokus? Kamu bisa mulai dari memberikan perhatian penuh kepada rekan kerja saat menyelesaikan suatu pekerjaan yang rumit dan menghindari hal berikut

–         Jangan menambahkan pekerjaan tambahan alih-alih membantu rekan kerja

–         Menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal yang tidak penting.

–         Menginginkan pekerjaan selesai dengan sempurna.

Belajarlah untuk memberikan perhatian secara bertahap, seperti membagi perhatian di setiap tugas yang berbeda. Dengan menerapkan hal tersebut, pikiran kamu akan lebih terkontrol dan tidak mudah panik.

Agar memiliki pikiran yang lebih fokus, kamu juga bisa melakukan meditasi atau yoga 30 menit sehari yang berfungsi untuk meningkatkan kesadaran dan menghilangkan stress.

2. Menulis Jurnal

Ketika kamu menyadari pikiran kamu telah dipenuhi dengan banyak hal yang membuat kamu stress, sehingga kamu tidak bisa memilah-milah mana pikiran yang harus menjadi prioritas.

Kamu dapat mencoba metode menulis jurnal, dengan memilih beban pikiran apa yang paling berat dan mana yang tidak harus kamu pikirkan. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menganalisanya.

Bahkan, sebuah penelitian juga merekomendasikan kegiatan ini, bahwa ketika seseorang rutin menulis jurnal, mereka akan dapat dengan mudah mengurangi pikiran yang mengganggu. Sehingga, energi dan fungsi kognitif lainnya dapat beroperasi lebih lancar dan berpotensi menghilangkan stress.

3. Berjalan Kaki

Memberikan suasana baru terhadap lingkungan kamu juga berpengaruh kepada pikiran yang lebih positif. Seperti berjalan kaki setidaknya 20 hingga 30 menit per hari dapat berpotensi untuk menjernihkan pikiran dan memberikan fokus dalam beraktivitas.

Salah satu penelitian pada tahun 2014 menyatakan bahwa berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan kreativitas dan mengatur ulang pikiran kamu setiap hariya.

4. Tidur Nyenyak

Tidur malam yang nyenyak dapat menyegarkan pikiran kamu saat sedang merasa capek pikiran dan lelah fisik. Selain itu, memiliki tidur yang cukup dan berkualitas juga membantu diri kamu terhindar dari kelelahan mental dan tekanan emosional.

Maka dari itu, penting untuk memperhatikan jam tidur. Karena, ketika kamu kurang tidur maka akan mengganggu kemampuan kamu memecahkan masalah dan tidak mudah untuk menyerap suatu informasi yang baru.

Merasa terlalu lelah juga dapat membuat kewalahan mental, sehingga membuatnya sulit untuk berkonsentrasi pada pekerjaan yang akan kamu lakukan.

Dengan tidur yang cukup, otak akan mengatur ulang kinerjanya lebih maksimal.

Saat kamu sudah merasa tidak mampu berkonsentrasi dan kehilangan fokus saat bekerja, jangan lupa untuk memberikan jeda sesaat. Selain itu, VELO dapat menjadi alternatif pilihan kamu sewaktu break, loh. Dengan kemasan kaleng dan sachet, VELO mudah dibawa kemana-mana dan dapat dinikmati kapan aja nih. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply