Biografi Gitaris Linkin Park Dari Mahasiswa Biasa Hingga Terkenal

Bagi generasi 90an, Linkin Park sudah menjadi saksi hidup di industri permusikan pada zaman itu nih. Memiliki aliran musik yang unik, bikin Linkin Park jadi idola remaja hingga sekarang. Apapun single dan album yang dikeluarkan selalu nggak pernah absen dari tangga lagu Billboard, terjual jutaan keping album dan memenangkan banyak penghargaan! Seperti Grammy Awards, MTV Awards dan lainnya. Selama ini, spotlight dari Linkin Park tertuju pada Chester Bennington sebagai vokalis. Tetapi, kamu tahu nggak sama salah satu gitaris Linkin Park bernama Brad Delson? Dia sudah bergabung dengan Linkin Park saat nama band nya masih Xero pada waktu itu? 

Jika kamu fans Linkin Park tapi baru sekilas tahu cerita mengenai Brad Delson, biografi sang gitaris berikut bisa menjawab rasa penasaran kamu, nih! 

Biografi Brad Delson Linkin Park Gitaris 

Sebelum membentuk grup band Xero, yang kini dikenal dengan nama Linkin Park, Brad Delson baru saja lulus dari Sekolah Menengah Agoura pada tahun 1995. Dia memutuskan untuk membentuk Xero dengan Mike Shinoda (rapper Linkin Park) yang sudah Brad kenal sejak duduk di kelas tujuh Sekolah Menengah Pertama. 

Brad sempat melanjutkan pendidikannya di Universitas California, Los Angeles dengan gelar di bidang komunikasi. Saat berkuliah, Brad diharuskan untuk magang dengan seorang anggota berpengaruh di industri musik. Akhirnya, Brad pun memilih untuk bekerja dengan Jeff Blue, yang pada saat itu seorang perwakilan A&R di Warner Bross Records. Brad memberi tahu Jeff Blue tentang bandnya, Xero dan sebagai imbalan ia memberikan demo untuk didengarkan. Keputusan Brad bekerja dengan Blue, membawa ia bertemu dengan Chester Bennington. 

Fakta Menarik Brad Delson 

Delson dikenal sebagai sosok yang anti-sosial di beberapa kesempatan. Sebelum membentuk Xero dengan Mark Wakefield, alat musik yang dikuasai Brad Delson adalah klarinet. Fakta menarik lainnya tentang Brad pun tentang band pertamanya bernama The Pricks. Brad bermain di sebuah band bernama Relative Degree dimana dia bertemu dengan Rob Bourdon. 

Jika kamu salah satu fans Linkin Park, pasti kamu tidak asing dengan aksesoris favorit Brad yaitu headphone yang selalu dipakai ketika di atas panggung. Ternyata, headphone tersebut dirancang khusus oleh Shinoda. Menurut Brad, ketika dia selalu memakai headphone, dia merasa lebih hidup saat tampil di panggung. 

Style Bermain Gitar ala Brad Delson 

Saat bermain gitar, Brad terkadang mendapatkan kritik karena memainkan bagian gitar terlalu sederhana dan tidak pernah melakukan secara solo. Brad menuturkan alasannya, bahwa dia tidak suka pamer dan memberitahu jika bermain gitar solo adalah permainan gitar yang langka baginya. 

Brad mencoba membuat ciri khas setiap kali bermain gitar, dia ingin gitarnya terdengar seperti keyboard atau senar sebagai salah satu caranya untuk menyesuaikan dengan alunan hip-hop dan electronic dari Linkin Park. 

Pada musim panas tahun 2006, ketika Linkin Park tampil di Summer Sonic Festival bersama Metallica, saat itulah Linkin Park memulai debut album barunya dengan single berjudul Qwerty. Brad mengejutkan banyak fans saat memainkan salah satu reff terberat yang pernah ditulis Linkin Park. Hal itu terjadi karena pada album ketiga Linkin Park berjudul “Minutes to Midnight”. Ada bagian gitar dan solo yang kompleks dibawakan oleh Brad. 

Tidak hanya itu, Brad juga menampilkan gaya bermain gitar berdurasi 30 detik yang intens di bagian intro lagu pada album keenam mereka berjudul “Guilty All The Same”. Menurut pernyataan Brad, dia belum termotivasi untuk menampilkan cara bermain gitar di album sebelumnya. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply