Belajar Tentang Seni Rupa Lebih Lengkap

Seni rupa merupakan salah satu dari cabang seni yang terbilang cukup populer. Cabang karya seni jenis ini umumnya diungkapkan melalui visualisasi yang bisa dilihat oleh indera penglihatan sekaligus dapat dirasakan melalui sentuhan. 

steve johnson via pexels.com

Berbeda dengan cabang seni yang lain seperti seni gerak tari atau seni suara, cabang seni ini memiliki wujud yang menjadi media utama untuk visualisasinya. Seperti misalnya, patung, lukisan, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Sama seperti cabang seni yang lain, seni rupa juga memiliki beberapa unsur, aliran, serta prinsip-prinsip yang membuatnya begitu menarik untuk dipelajari. Seperti apa dan bagaimana seni rupa itu? Yuk simak ulasan berikut selengkapnya.

Unsur-Unsur dalam Seni Rupa

Supaya tercipta sebuah karya yang indah, menarik dan memukau, seni rupa tersusun dari berbagai unsur yang berbeda. Unsur-unsur tersebut membentuk sebuah kekha treesan tersendiri sesuai rasa yang dimiliki oleh pembuatnya. Beberapa unsur yang menciptakan seni rupa diantaranya seperti, titik, garis, bidang, bentuk, warna, ruang, tekstur hingga unsur gelap dan terang.

Seperti unsur bentuk, tekstur dan bidang yang membuat sebuah karya memiliki visualisasi yang bisa dinikmati secara nyata, baik melalui penglihatan dan sentuhan. Kemudian unsur warna yang menciptakan perpaduan warna-warna menarik. Hingga unsur gelap terang yang memberikan kesan mendalam pada karya seni yang dihasilkan. Seluruh unsur tadi memiliki perannya masing-masing yang membuat sebuah karya seni memiliki wujud yang artistik.

Aliran dalam Seni Rupa

Dalam seni rupa terdapat berbagai jenis aliran yang berbeda. Aliran tersebut bisa dikatakan sebagai sebuah jiwa yang digunakan seorang seniman untuk menciptakan karyanya sehingga memiliki rasa. Beberapa aliran yang cukup populer dalam seni rupa seperti naturalisme, romantisme, realisme, ekspresionisme, abstrak, surealisme, kubisme dan sebagainya.

Setiap aliran tentu memiliki cirinya tersendiri, seperti aliran naturalisme yang menjadikan alam sebagai objek inspirasinya. Kemudian aliran realisme yang menonjolkan kejadian sesungguhnya yang divisualisasikan ke dalam lukisan atau gambar. Sementara aliran romantisme yang menonjolkan romantisme dan ekspresionisme lebih menonjolkan ekspresi.

Begitu juga aliran-aliran lain seperti aliran abstrak yang cenderung tidak memiliki bentuk konkret atau nyata. Atau aliran kubisme yang menonjolkan unsur garis dan bentuk kubus dalam menonjolkan karyanya. Serta berbagai jenis aliran yang lainnya.

Prinsip-Prinsip yang Digunakan

Prinsip dalam seni rupa merupakan pakem, dasar, bisa juga disebut sebagai pedoman dalam menciptakan sebuah karya seni agar bisa dinikmati khalayak. Prinsip tersebut merupakan mode perilaku dalam menyikapi bagaimana penyusunan karya agar memperoleh efek tertentu sesuai yang diharapkan.

waratharn via pixabay.com

Gambaran mudahnya, prinsip-prinsip tersebut merupakan cara yang digunakan untuk memadukan berbagai unsur dalam karya seni menjadi satu. Sehingga menghasilkan sebuah karya yang natural, indah, menyenangkan hingga menciptakan sesuatu yang kuat ketika dipandang.  

Jika diperhatikan setiap karya seni pastilah memiliki prinsip yang berbeda. Diantaranya seperti, kesatuan, irama, penekanan, keseimbangan, komposisi, gradasi, proporsi, keselarasan dan lain sebagainya.

Ketika sebuah karya tidak seimbang maka bisa memberikan kesan yang kurang nyaman ketika dilihat. Sehingga prinsip keseimbangan menjadi penting.  Sama halnya ketika setiap unsur tidak dapat berpadu menjadi satu, tentunya sebuah karya menjadi kurang sempurna, sehingga butuh yang namanya prinsip kesatuan.

Sementara prinsip penekanan menciptakan point of interest yang membuat karya terlihat menarik dengan sebuah objek yang dominan. Kontras juga menjadi prinsip yang tak boleh disepelekan karena penting dalam menciptakan penekanan maupun gaya komunikasi bersifat ironi.

Termasuk prinsip irama yang mengulang satu unsur atau lebih secara teratur hingga menciptakan sebuah bentuk, rupa atau warna. Satu prinsip lagi yang juga tak kalah penting, yakni prinsip komposisi. Dimana prinsip ini menjadi dasar keindahan dalam sebuah karya yang dihasilkan.

Seni Rupa Sesuai Fungsi, Wujud dan Masanya

Dilihat dari fungsinya, karya seni rupa terbagi dalam dua jenis, yakni murni dan terapan. Keduanya memiliki fokus berbeda. Jika karya seni yang murni lebih menonjolkan nilai estetika ketimbang fungsionalnya. Maka karya seni terapan justru lebih mengedepankan sisi fungsionalnya di kehidupan sehari-hari, sehingga lebih bisa dimanfaatkan untuk membantu kehidupan sehari-hari.

Sementara secara wujud, seni rupa terbagi menjadi dua jenis berbeda yakni karya seni dua dimensi dan tiga dimensi. Keduanya dibedakan dari unsur bentuknya yang unik dan prinsip keseimbangannya. Jika seni dua dimensi hanya memiliki dua sisi saja yakni panjang dan pendek.

Maka seni tiga dimensi memiliki tiga sisi yang membuat karya terlihat lebih detail dan dalam. Perbedaan lainnya, dalam seni dua dimensi lebih menonjolkan sisi abstraksi sementara seni tiga dimensi justru menonjolkan sisi sisi realistis yang lebih tinggi.

Dari masa ke masa, seni rupa mengalami banyak sekali perkembangan sesuai dengan zaman atau era yang sedang berlangsung. Hal inilah yang membuat karya seni di setiap masa memiliki ciri khas yang berbeda. Sesuai masanya, karya seni jenis ini terbagi menjadi tiga jenis, yakni tradisional, modern dan kontemporer.

Jika karya seni tradisional lebih menjaga keasliannya yang turun temurun. Maka karya seni modern lebih tidak terbatas menurut tradisi tertentu sementara dalam seni kontemporer bisa dibilang merupakan seni yang saat sedang berjalan.

Nah, demikian tadi sedikit penjelasan tentang seni rupa, seperti apa unsur-unsurnya, aliran, prinsip-prinsip, fungsi serta wujud dan masanya. Ternyata karya seni tersebut memiliki banyak sisi yang perlu dikulik lebih dalam lagi. Seperti VELO, yang jadi inovasi baru dalam merasakan sensasi nikotin bebas tembakau. Bagi kamu pengguna produk nikotin yang sudah berusia minimal 18 tahun, bukan perempuan hamil atau menyusui bisa menikmati sensasi seru dari Velo. Semoga bermanfaat!

Related Articles

Leave a Reply