Sejarah Bahasa Mesir Kuno Ini Bikin Kagum!

Bagi siapapun yang mendengar tentang Mesir, pasti tidak asing lagi dengan keajaiban yang negara ini miliki. Mesir terkenal dengan sejarah, bahasa mesir kuno dan budaya yang memukau, arsitektur yang megah, ilmu pengetahuan yang seakan tidak ada habisnya untuk diteliti.

Ikon yang menjadi identitas Mesir antara lain seperti Mumi, Cleopatra, Piramida, Raja Fir’aun dan Sphinx. Selain ikon-ikon yang berada di Mesir, salah satu yang tidak ketinggalan adalah bahasa mesir kuno nya. 

Bahasa Mesir mempunyai keterikatan yang besar dengan ikon sebagai identitas kota tersebut. Sejak awal kemunculan bahasa Mesir, ternyata sudah melewati berbagai evolusi bahasa kuno dari abad ke abad.

Sebenarnya apa yang terjadi pada perubahan bahasa di negeri berpadang pasir tersebut? Cari tahu lebih lanjut mengenai sejarah bahasa mesir kuno, yuk!

Misteri Bahasa Mesir

Apakah kamu tahu jika ada profesi khusus untuk menyelidiki mengenai sejarah pada zaman Mesir Kuno? Profesi tersebut bernama egyptologi, yang pertama kali berdiri di Inggris dan Jerman sejak tahun 1880-an.

Seorang egyptologis pertama yang meneliti tentang budaya pada Mesir Kuno adalah Flinders Petrie, yang melakukan penggalian dengan metode Petrie. Berkat penelitiannya, telah diketahui bahwa ternyata budaya Mesir sudah ada sejak 4500 Sebelum Masehi.

Sejak keberhasilan Flinders, ahli epiglotis lainnya mendirikan British Egypt Exploration Fund pada tahun 1882 dan menerapkan metode Petrie sebagai salah satu metode eksplorasi sejarah.

Perkembangan Bahasa Mesir

Bahasa Mesir mengalami evolusi selama enam kali, hal ini diketahui oleh para ahli yang mencoba memecahkan misteri perkembangan bahasa Mesir.

Dilansir dari wikipedia, bahasa Mesir memiliki hubungan dengan bahasa Berber, bahasa Semit, dan bahasa Beja. Enam tahap perubahan bahasa dari abad ke abad, antara lain:

  • Bahasa Mesir Kuno digunakan sebelum tahun 2600 SM
  • Kemudian terjadi transisi ke bahasa Mesir Lama pada tahun 2600 SM sampai 2000 SM.
  • Digunakan pada pertengahan digunakan pada tahun 2000 SM sampai 1300 SM
  • Menggantikan bahasa Mesir pertengahan dari tahun 1300 SM sampai 700 SM
  • Bahasa Demotik dapat bertahan hingga abad ke 7 SM hingga ke-5 M 
  • Bahasa Koptik menjadi bahasa tertua yang ditulis, terkadang berbentuk huruf Arab dan masih digunakan sebagai bahasa liturgi di Gereja Ortodoks Koptik dan Gereja Katolik Optik.

Penemuan Bahasa Mesir

Pada saat penggunaan bahasa Mesir Kuno pada tahun 2600 sm, tulisan yang digunakan bernama hieroglif, yaitu sistem tulisan formal yang digunakan masyarakat dengan kombinasi elemen logograf dan alfabet.

Secara etimologis, hieroglif memiliki makna “tulisan suci” yang diyakini berasal dari dewa-dewi Mesir. 

Biasanya, penggunaan hieroglif ditulis dalam sastra keagamaan pada bagian papirus dan kayu. Berdasarkan wikipedia, tulisan hieroglif terdiri dari 700 gambar dan lambang yang berbentuk manusia, hewan atau beda. Tulisan hieroglif Mesir ini menjadi tulisan yang tertua dalam sejarah manusia.

Manusia pada dasarnya memiliki kecerdasan untuk berkomunikasi sejak dahulu kala, tidak bisa dibayangkan jika kita harus melalui tahapan tersebut, ya.

Pada waktu itu, masyarakat Mesir menulis dengan gambaran yang kasar untuk mewakili objek alamiah. Misalnya, pada heliograf yang berbentuk piringan berarti itu merepresentasikan matahari, sedangkan bulan sabit melambangkan bulan. Akan tetapi, heliograf dianggap tidak dapat mewakili perkataan, jadi hanya sekedar simbol saja.

Setelah mengetahui sejarah singkat mengenai bahasa Mesir kuno, apakah kamu berniat untuk mempelajari mengenai bahasa kuno ini lebih lanjut? Karena sampai sekarang, penelitian mengenai bahasa ini masih terus berlanjut, loh.

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply