Awal Perjalanan Karir Vokalis Linkin Park Chester Bennington

Sebelum bergabung sebagai vokalis Linkin Park, Chester Bennington pernah bekerja di restoran fast food Burger King, loh. Walaupun begitu, Chester mempunyai impian untuk mendirikan grup bandnya sendiri karena dia memiliki minat yang tinggi di industri musik.

Seiring berjalannya waktu, Chester tidak menyerah begitu saja untuk mewujudkan mimpinya. Akhirnya, dia memutuskan untuk membentuk grup band bernama Grey Daze dengan aliran Post Grunge yang dibentuk bersama Sean Dowdell.  

Awal karir Chester tidaklah mudah, ia harus berganti pekerjaan sebelum meraih kesuksesan di akhir tahun 90an. Pengen tahu kelanjutan karir Chester di Grey Daze? Simak biografi perjalanan karir nya berikut ini. 

Perjalanan Awal Chester Bennington 

Chester Bennington laki-laki kelahiran Phoenix di Arizona. Chester dibesarkan oleh ibunya yang bekerja sebagai perawat dan ayahnya sebagai detektif kepolisian. Namun, masa remaja Chester tidaklah mudah, saat kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai yang membuat Chester harus tinggal dengan ayahnya.  

Masa-masa perceraian dan perebutan hak asuh memberi dampak besar bagi Chester yang pendiam dan ramah kepada semua orang. Dia berubah menjadi remaja yang dikenal dengan pemabuk hingga kecanduan alkohol dan mengkonsumsi narkoba. Chester tenggelam ke dalam depresi akibat perpisahan orang tua nya. 

Bisa dibayangkan bukan, bagaimana perjuangan Chester? Hingga akhirnya disaat menginjak umur 17 tahun, Chester pindah bersama ibu nya dan memulai cita-cita nya memiliki grup band sukses yang dikenal banyak orang. 

Awal Karir Chester Bennington Sebagai Linkin Park Vokalis 

Setelah bergabung dengan Grey Daze, Chester memilih keluar karena merasa bosan dan tidak ada perkembangan dalam karir musiknya. Dia pun harus menganggur sejenak dan sempat berfikir untuk berhenti bermusik. 

Namun, takdir berkata lain setelah Chester bertemu dengan Mike Shinoda , yang pada waktu itu sedang mencari vokalis untuk grup band nya bernama Xero. Perlahan tapi pasti, Xero mulai populer semenjak adanya Chester sebagai vokalis baru. Mereka pun mulai mencari label rekaman, namun selalu ditolak. Chester memberikan inisiatif untuk mengubah nama band mereka menjadi Linkin Park. Nama band itu diambil dari nama alun-alun kota di Arizona bernama Lincoln Park. 

Ternyata, nama Linkin Park memberikan keberuntungan bagi mereka saat bertemu dengan Jeff Blue, untuk menandatangani kontrak dengan label besar di Amerika bernama Warner Bross Records. 

Debut album pertama Linkin Park berjudul Hybrid Theory yang langsung populer hingga menduduki tangga lagu Billboard sebagai band dengan aliran indie pertama. Mimpi Chester berkarir di dunia musik sebagai Linkin Park vokalis pun terwujud setelah melalui banyak kejadian di hidupnya. 

Fakta Vokalis Linkin Park 

Jika kamu salah satu fans dari Chester Bennington, pastikan kamu mengetahui berbagai fakta menarik berikut ini ya! 

– Saat masih muda, Chester ingin menjadi anggota dari Depeche Mode yang menjadi inspirasi nya dalam bermusik. 

– Saat remaja, Chester pernah bekerja di restoran fast food Burger King karena ketertarikannya dalam memasak. 

– Sebagai vokalis, bukan gitar yang ia kuasai pertama kali melainkan alat musik piano. 

– Chester sangat menghargai semua fans nya di seluruh dunia, bahkan dia menganggap mereka sebagai teman bukan sekedar fans 

– Dia selalu membawa satu koper pakaian agar terlihat serasi. Misalnya saja ketika dia memakai t-shirt berwarna hitam, celana, kaos kaki dan sepatu nya harus memiliki warna senada. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply