Apa Saja Sih Bentuk Pemerintahan Klasik Menurut Aristoteles? Simak Yuk!

Bagi kamu yang dulu tidak pernah absen pelajaran kewarganegaraan di sekolah, kamu pasti sudah tidak asing dengan berbagai bentuk pemerintahan klasik menurut Aristoteles.

Nah, bagi kamu yang belum tahu Aristoteles, nih kami kasih tahu! Aristoteles adalah seorang filsuf Yunani yang sangat terkenal. Ia merupakan murid dari Plato yang juga seorang filsuf ternama yang sangat brilian. Baik Plato maupun Aristoteles, keduanya telah menyumbangkan berbagai hasil pemikiran untuk mengembangkan pengetahuan-pengetahuan dunia di berbagai bidang.

Kita kembali membicarakan soal Aristoteles dan bentuk pemerintahan klasik menurut Aristoteles.

Sebelumnya, ayo pahami dulu pengertian negara dan konsep kewarganegaraan serta pemerintahan menurur filsuf dunia yang satu ini.

Aristoteles mendefinisikan negara sebagai sebuah lembaga politik yang sangat berdaulat. Sebuah negaea dibentuk dengan tujuan mensejahterakan individu-individu dalam negara tersebut. Intinya, negara dapat disebut sebagai komunitas yang dibentuk untuk mencapai kebaikan bersama. Jika sebuah negara tidak dapat memberikan kebaikan kepada warganya, maka negara tersebut dapat disebut sebagai negara gagal.

Sementara kewarganegaraan menurut Aristoteles diartikan sebagai bentuk partisipasi warga negara dalam aktivitas dan kehidupan politik di negara yang bersangkutan.

Selanjutnya, Aristoteles pun membagi negara ke dalam beberapa bentuk pemerintahan. Pertama, ia membedakan bentuk pemerintahan tersebut ke dalam dua kriteria utama, yakni bentuk pemerintahan berdasarkan jumlah individu yang memagang puncak pemerintahan dan bentuk pemerintahan berdasarkan kualitas pemerintahan di negara tersebut.

Nah, dari dua kriteria bentuk pemerintahan tersebut, bentuk pemerintahan menurut Aristoteles pun dibagi menjadi beberapa bentuk. Yuk, baca apa saja bentuk pemerintahan tersebut dalam artikel di bawah ini!

Bentuk pemerintahan monarki

Bentuk pemerintahan yang satu ini, menurut Aristoteles, adalah bentuk pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan tersebut berada di tangan raja atau kaisar. Pemimpin inilah yang memastikan kepentingan masyarakat umum tercapai dan terpenuhi.

Berdasarkan pemikiran Aristoteles, bentuk pemerintahan monarki adalah bentuk pemerintahan paling ideal. Hal ini dikarenakan negara monarki dipimpin oleh orang-orang yang biasanya merupakan seorang filsuf yang arif serta bijaksana.

Meskipun Aristoteles menganggap negara monarki adalah negara yang ideal, ia tetap menyadari bahwa bentuk pemerintahan yang sedemikian ideal tidak akan ada di dunia nyata.

Bentuk pemerintahan tirani

Menurut Aristoteles, negara tirani adalah negara yang memiliki bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh kaisar atau raja. Bedanya, pemimpin di sini memimpin untuk kepentingan pribadi, bukan kepentingan umum.

Bentuk pemerintahan aristokrasi

Bentuk pemerintahan aristokrasi atau aristokrat ditandai dengan adanya kepemimpinan orang-orang yang dianggap sebagai kaum yang paling baik, yakni orang-orang berdarah biru atau cendekiawan.

Bentuk pemerintahan oligarki

Bentuk pemerintahan ini ditandai dengan kekuasaan politik yang dipegang oleh kelompok elit kecil yang memiliki kelebihan di masyarakar, baik berdasarkan kekayaan, militer (jabatan), atau status keluarga. 

Bentuk pemerintahan plutokrasi

Negara yang menganut pemerintah pluktorasi dipimpin oleh seseorang yang terpilih atas dasar kekayaannya. Jadi di negara tersebut, kepemimpinan politik bergilir dari seorang kaya ke orang kaya yang lain, begitu seterusnya.

Bahkan kata pluktotasi sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni ploutos yang artinya kekayaan dan kratos yang artinya kekuasaan.

Bentuk pemerintahan politeia

Bentuk pemerintahan klasik menurut Aristoteles yang satu ini adalah bentuk pemerintahan di mana kekuasaan politik dipegang oleh banyak orang yang terlibat demi mencapai kepentingan umum.

Bentuk pemerintahan demokrasi

Nah, ini nih bentuk pemerintahan yang dipakai oleh negara kita. Bentuk pemerintagan demokrasi dapat dilihat cirinya dari kekuasaan tertinggi yang ada di tangan masyarakat sendiri. 

Nah, itu dia beberapa bentuk pemerintahan klasik menurut Aristoteles yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa share artikel ini ya!

Related Articles

Leave a Reply