Angklung Terbuat dari Bambu Terbaik Pilihan, Ini Faktanya

Sebagaimana diketahui, angklung terbuat dari susunan tabung-tabung bambu. Namun, tidak banyak yang tahu bahwasanya bambu yang dipakai bukanlah bambu biasa. Ada beberapa karakteristik bambu yang harus dipenuhi juga harus mengikuti sejumlah tata cara pembuatan agar angklung bisa menghasilkan nada yang pas dan indah untuk didengar. 

Angklung Terbuat dari Bambu Hitam Terbaik  

Source: Facebook.com

Memiliki Tekstur yang Kuat dan Keras

Proses pembuatan angklung dimulai dengan pemilihan bambu yang baik. Tekstur yang dimiliki bambu haruslah keras dan kuat. Hal ini dimaksudkan agar bambu tidak mudah rapuh saat proses pembentukan angklung. 

Tekstur seperti ini dapat ditemukan pada Bambu Hitam yang tumbuh  di dataran tinggi dengan tekstur tanah yang berkapur. Bambu hitam juga memiliki suara yang sesuai dengan tangga nada angklung yang dibutuhkan.

Namun sayangnya, bambu hitam ini sudah sangat sulit ditemukan. Hal ini dikarenakan bambu hitam belum dibudidayakan. Bambu hitam terbaik dapat ditemukan di Jampang Kulon (Sukabumi), Cianjur hingga Kuningan, juga dapat ditemukan di daerah kering Jawa Barat. 

Angklung Terbuat dari Bambu Hitam Berumur 4-6 Tahun

Bambu hitam membutuhkan waktu tanam sekitar 4-6 tahun sebelum sampai bisa dijadikan angklung. Bambu yang berumur kurang dari 4 tahun biasanya memiliki bentuk yang terlalu kecil dan lunak. Sehingga tidak kekuatannya tidak terjamin. Dan bambu yang berumur lebih dari enam tahun akan cenderung besar dan tebal sehingga proses pembentukan angklung menjadi sulit.

Ada cara unik yang dilakukan para pengrajin agar dapat mengetahui umur pasti dari bambu hitam yang akan ditebang. Pertama penguji akan memilih beberapa rumpun bambu yang siap untuk ditebang. Lalu, mengetuk beberapa kali pada salah satu bambu yang dipilih. Jika terdengar suara nyaring maka bambu tersebut siap untuk ditebang. 

Memilih dan Menebang Bambu Tidak Boleh Sembarangan 

Source: freepik.com

Cara Menebang

Pilih rumpun bambu yang kuat dan keras. Jangan menebang lebih dari yang dibutuhkan agar tetap menjaga kelestarian dari bambu hitam ini sendiri. Pemotongan batang bambu harus dilakukan dengan jarak sekitar minimal dua jengkal dari akar. Hal ini dimaksudkan agar bambu hitam kembali tumbuh dan mendapatkan ruas yang tepat.

Waktu Penebangan 

Untuk mendapatkan kualitas yang baik, bambu hitam sebaiknya dipanen pada saat musim kemarau atau sekitar bulan Juli. Hal ini bertujuan agar jumlah hama dan ngengat yang sangat menyukai zat makanan pada bambu tidak terlalu banyak.

Untuk mengoptimalkan kualitas bambu, cari dan tebang bambu pada jam 09.00 pagi sampai jam 15.00 sore. Setelah pemotongan, bambu selanjutnya melewati serangkaian proses panjang sebelum menjadi angklung yang siap dipakai.

Proses Pembuatan Angklung 

Source: @angklungudjo via instagram.com

Dalam proses pembuatan alat musik angklung ini ada beberapa proses yang harus diperhatikan. Pertama bambu dibiarkan sampai daunnya menguning lalu dibersihkan rantingnya.

Kemudian lanjut dengan tahap pengeringan. Dimana proses ini dilakukan dengan cara diasapi atau dibenamkan kedalam kolam berlumpur. Setelah itu, bambu dianginkan ditempat teduh selama 4-5 bulan.

Dalam memilih bambu, sebaiknya pilih bambu yang masih utuh dan tidak ada bekas dimakan hama. Baru kemudian angklung akan dipotong tergantung jenis dan nada yang dibutuhkan pada angklung. Kemudian buat rangka dan satukan menjadi angklung utuh dengan menggunakan rotan.

Alat musik angklung merupakan warisan budaya yang wajib dijaga. Sebagai bentuk penjagaan terhadap Angklung, penanaman dan budidaya bambu hitam haruslah dilakukan. Dengan begitu, kualitas dari Angklung tetap terjaga. Angklung terbuat dari bambu pilihan bukan cuma akan menghasilkan suara angklung yang merdu tetapi juga awet.

Temukan beragam informasi menarik lainnya tentang alat musik angklung bersama VELO! Produk nikotin inovatif pertama berbentuk kantong hisap yang praktis dan higienis dengan varian rasa yang unik.

Related Articles

Leave a Reply