Dayung Kayu: Alasan Jarang Digunakan Lagi Sekarang

Ada banyak jenis dayung kayu di dunia ini, mulai dari dayung kano biasa hingga dayung perahu kayu yang panjang. Walaupun digunakan untuk penggerak atau kemudi, dayung perahu kayu menggunakan desain yang umum, seperti ujung bawahnya yang rata dan ditempelkan pada pegangan yang panjang dan halus. 

Banyak pengguna perahu maupun kayak lebih memilih dayung dari alumunium, serat karbon atau fiberglass daripada kayu. Hal ini disebabkan karena kayu memiliki bobot yang berat. 

Karakteristik utama yang membedakan antara dayung perahu kayu biasa dan dayung dengan material lain adalah pada sudut paddle dayung yang memanjang dari pegangannya. Desain dayung yang umum memiliki paddle yang lurus, namun performanya saat digunakan akan membantu mendorong dengan kecepatan tinggi. 

Banyaknya jenis dayung membuat beberapa orang bingung harus memilih yang mana, padahal ada karakteristik dan manfaat yang menjadi acuan saat membuat dayung. Jenis-jenis dayung berikut ini dapat menjadi rekomendasi sebelum membeli. 

Macam Bahan Dasar Dayung 

1. Dayung Kayu 

Material kayu telah digunakan sejak zaman dahulu kala karena hanya memanfaatkan bahan yang mudah dicari. Kalau dari segi kekuatan, tidak usah diragukan lagi namun beban dayung ini berat, namun sepadan. Dengan kemunculan berbagai material yang lebih ringan, dayung kayu jadi jarang digunakan. 

2. Dayung Fiberglass 

Selain dayung kayu yang jadi material utama pada kayak ataupun kano, material fiberglass menjadi alternatif dayung yang bisa kamu pertimbangkan karena bahannya yang ringan. Namun, kekurangan dari jenis fiberglass adalah mudah pecah jika terbentur dan rapuh saat digunakan. Selain itu, pecahannya pun dapat melukai kamu. Sayangnya, dayung fiberglass sudah jarang digunakan saat ini. 

3. Dayung Aluminium dan Plastik 

Jika kamu sempat bermain arung jeram, pasti jenis dayung yang kamu gunakan plastik atau alumunium. Soalnya, kedua jenis ini jadi favorit untuk mengarungi sungai, baik arung jeram ataupun memancing karena ringan dan dapat terapung di air sehingga mudah untuk mengambilnya. Jika dibandingkan dengan jenis lainnya, dayung ini lebih kuat dan ringan. 

Tips Memilih Dayung Kayu Yang Tepat 

Setelah mengetahui jenis dayung apa yang ingin kamu beli, apakah dayung fiberglass, aluminium atau plastik ada beberapa tips yang dapat membantu memilih dayung yang tepat. 

1. Ukur Dayung Kayu Pada Kayak Terlebih Dahulu 

Dayung akan menjadi pengganti tangan kamu nantinya, maka dari itu jangan sampai kamu salah beli ukuran ya. Salah satu caranya yaitu dengan mengukur panjang kayak yang kamu miliki terlebih dahulu. Jika kayak memiliki lebar seperti tandem atau kayak lipat, maka akan membutuhkan dayung yang panjang. Karena, dengan dayung yang panjang akan memudahkan kamu mendayung tanpa harus bergesekan pada bagian samping kayak. Namun, jika dayung nya terlalu pendek, kamu akan memerlukan tenaga ekstra untuk menjaganya. 

2. Sesuaikan Dengan Cara Mengayuh 

Setiap orang mempunyai caranya masing-masing untuk mengasuh. Jika kamu termasuk orang yang mendayung dengan cepat, maka dayung yang pendek akan membuat kamu mengasuh lebih efisien. Tetapi, kalau kamu lebih suka kayuhan yang santai di sungai panjang maka dayung dengan ukuran panjang lah yang akan menghasil kan kayuhan ringan. 

3. Ukur Tinggi Kamu 

Seberapa tinggi kamu? Karena, umumnya orang yang tinggi akan membutuhkan dayung yang panjang. Sedangkan, orang yang pendek lebih baik memilih dayung yang pendek. 

Beberapa alasan mengapa dayung kayu jarang digunakan tidak hanya bobotnya yang berat, namun juga perawatannya yang sulit. Maka dari itu, sebelum orang membeli dayung akan mempertimbangkan terlebih dahulu bahan dasar dayungnya. 

Frista Kurniasari
Talented professional good multitasking, organizational and verbal and written communication skills. Expertise includes writing content on topics such as Lifestyle, Humanity, Education and Travel.

Related Articles

Leave a Reply