7 Hal yang Jadi Perbedaan Generasi Milenial dan Generasi Z

Kini sebagian besar dari generasi milenial sudah memasuki usia dewasa dan dewasa muda. Oleh karena itu, perhatian dunia banyak beralih pada generasi Z yang merupakan penerus dari milenial. Meski jarak usia antara kedua generasi tidak jauh, karakteristik keduanya ternyata sangat berbeda.

Yuk, kenali perbedaan generasi milenial dan generasi Z melalui tujuh aspek berikut!

  1. Tingkat Fokus Pada Masalah

Salah satu keunggulan dari Gen Z adalah kemampuan mereka dalam memproses informasi yang sangat cepat. Ini karena mereka sudah sangat dekat dengan internet dan teknologi sejak kecil. 

Aplikasi seperti Instagram Story dan TikTok dengan durasi pendek membuat mereka berpindah dari satu hal ke hal lain dengan sangat cepat. Namun karena ini pula tingkat fokus dan perhatian mereka juga lebih rendah dari generasi sebelumnya.

  1. Kemampuan Multitasking

Sulit fokus pada satu hal bukan berarti kemampuan multitasking yang dimiliki rendah. Inilah kelebihan Gen Z yang sulit ditemukan pada generasi milenial. Mereka bisa mengerjakan beberapa hal sekaligus. 

Misalnya mendengarkan musik sambil mengerjakan tugas, menghadap laptop sambil membalas pesan singkat di handphone secara bersamaan, dan masih banyak lagi.

Perhatian mereka tidak mudah terganggu dan bisa berpindah-pindah dengan mulus dari satu hal ke hal lainnya. Bagi generasi milenial yang bisa memusatkan perhatian penuh pada satu hal, ini cukup sulit dilakukan.

  1. Orientasi Dalam Bekerja

Perbedaan Generasi Milenial dan Generasi Z berikutnya adalah orientasi mereka dalam bekerja. Milenial cenderung mengutamakan passion dan mengejar hal yang mereka sukai dalam bekerja. 

Berbeda dengan Gen Z yang menyadari pentingnya kestabilan dalam finansial sehingga mereka lebih memilih untuk mencintai pekerjaan mereka. Dibandingkan mengejar passion, menghasilkan banyak uang demi masa depan lebih penting untuk mereka.

  1. Kemandirian

Tingkat kemandirian Gen Z dalam hal pekerjaan jauh lebih besar dibandingkan milenial. Mereka lebih suka mengerjakan segala sesuatunya sendiri karena punya jiwa kompetitif yang kuat. 

Sebagai contoh, milenial lebih suka bekerja sama dalam tim sambil berbagi dan berdiskusi. Sementara Gen Z memegang teguh prinsip Do It Yourself dimana mereka sangat percaya pada kemampuan diri dan yakin bahwa hasil akhirnya akan lebih baik jika mereka bekerja sendiri.

  1. Jiwa Wirausaha

Alur informasi di masa Gen Z sangat cepat sehingga apapun yang mereka ingin ketahui bisa muncul hanya dalam beberapa detik saja. Mesin pencari yang canggih mampu memberikan segala macam informasi yang dibutuhkan.

Tidak heran Gen Z kerap memunculkan ide-ide gila yang tidak terpikirkan sebelumnya. Mereka juga tidak takut untuk membangun karir sendiri dan bekerja sendiri. Menjadi pekerja lepas dan entrepreneur adalah dua profesi yang sangat disukai oleh Gen Z.

  1. Adaptasi Pada Teknologi

Mungkin inilah perbedaan Generasi Milenial dan Generasi Z yang terbesar. Milenial adalah early adopter, dimana mereka lahir tanpa teknologi dan tumbuh besar seiring dengan perkembangan teknologi itu sendiri.

Berbeda dengan Gen Z yang sudah menikmati kecanggihan teknologi sejak mereka lahir. Ini membuat Gen Z lebih cepat tanggap dengan teknologi baru dan tidak mengalami kesulitan dalam mengoperasikannya.

  1. Pola Pikir

Gen Z memiliki pola pikir yang jauh lebih terbuka dibandingkan generasi milenial. Mereka sangat mudah menerima perubahan karena perkembangan teknologi internet telah menghilangkan batas waktu dan wilayah. Semua informasi bisa diperoleh secara real time sehingga mereka selalu up to date dengan berbagai isu terkini yang terjadi di belahan dunia manapun.

Indah Ariviani
Indah is an experienced writer specializes in lifestyle, design, and finance, who occasionally lost in her imaginations.

Related Articles

Leave a Reply