Inilah 6 Cara Untuk Menguji Kelayakan Usaha

Perkembangan dunia bisnis saat ini dapat dikatakan semakin pesat, banyak ide-ide kreatif yang bermunculan dengan menawarkan keuntungan yang besar. Jika kamu ingin membangun sebuah usaha, namun tidak memiliki ide ingin menjalankan usaha di bidang apa, maka menguji kelayakan usaha dapat kamu lakukan terlebih dahulu. 

Jika saat ini kamu ingin menjalankan sebuah bisnis, ada baiknya kamu mempersiapkan semua dengan melakukan analisis peluang usaha. Contohnya adalah dengan melakukan studi kelayakan secara sederhana studi kelayakan ini merupakan proses dalam menentukan keberlangsungan usaha, apakah akan berhasil dan berjalan jangka panjang. 

Beberapa langkah yang bisa kamu terapkan dalam studi kelayakan bisa kamu pelajari langkah-langkahnya berikut ini. 

1.     Lakukan Analisa Pendahuluan 

Cara pertama ini adalah hal yang dipastikan akan dipikirkan oleh semua orang, apakah kamu perlu melakukan studi kelayakan pendahuluan bisnis untuk mengetahui layak atau tidaknya bisnis yang akan kamu jalankan nanti. Apakah kamu perlu melakukan analisa lebih jauh atau tidak. 

2.     Pertimbangkan Pilihan Kamu 

Melakukan studi kelayakan merupakan proses yang akan memakan cukup banyak waktu. Jika kamu ingin menghemat waktu dan uang, kamu bisa menganalisa sendiri ide kamu. Contohnya jika kamu ingin menjalankan sebuah bisnis makanan, maka kamu bisa mengenali kemungkinan alternatif lain sebelum kamu memutuskan untuk melakukan studi kelayakan secara menyeluruh. Misalnya, apakah kamu hanya akan menjual makanan tersebut di satu tempat atau kemungkinan lain untuk membuka cabang dan sebagainya. 

3.     Mulai Pikirkan Tuntutan Ide Kamu 

Orang-orang terdekat dan keluarga mungkin akan menerima produk yang kamu buat. Namun, hal tersebut belum tentu diterima oleh konsumen secara umum. Disini kamu bisa mulai mengimplementasikan ide kamu dengan mempromosikan lebih banyak produk yang kamu jual, mempertimbangkan harga yang wajar, karena tidak semua konsumen mau membeli suatu produk yang biasa-biasa saja. 

Jika semua ide yang kamu pikirkan tersebut sukses membuat banyak orang ramai membeli produk kamu, ada kelayakan bahwa produk kamu sudah dikenal oleh konsumen umum. Dan nantinya kamu harus bertekad untuk bersaing dengan kompetitor lain. 

4.     Mulai Melakukan Kompetisi 

Jika kamu sudah yakin bahwa permintaan produk yang kamu jual meningkat, sudah pasti aka nada lonjakan permintaan, dan kamu perlu mengetahui persaingan seperti apa yang akan kamu hadapi. Contohnya jika kamu sudah mulai menjual secara online, kamu bisa mencari tahu bagaimana orang lain menjual produk yang sama, seberapa luas pasar mereka. Sanggupkah kamu untuk bersaing? Pikirkan langkah ini agar kamu meraih posisi pasar yang spesial. 

5.     Pertimbangkan Apa Yang Memang Dibutuhkan 

Sebelum kamu berpindah ke pelaksanaan studi kelayakan, maka kamu perlu memperhatikan apa yang memang dibutuhkan. Contohnya jika kamu memerlukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan bisnis, keluarkan dana yang diperlukan atau kerjakan hal-hal yang memang berhubungan. Ada baiknya kamu bisa memilih apa yang memang harus di prioritaskan. 

6.     Putuskan Jika Memang Perlu Konsultan Ahli 

Menyewa jasa konsultan memang bisa membantu mengatur dan melaksanakan studi kelayakan kamu. Namun tergantung dari sifat bisnis kamu. Kamu bisa mengecek secara menyeluruh apakah kamu memerlukan konsultan ahli dan berapa biaya yang perlu kamu keluarkan. Pastikan dana anggaran cukup untuk menutupi biaya konsultan ini. Tetapi jika biaya terlalu tinggi, kamu bisa melewati untuk meneruskan studi kelayakan bisnis ini. 

Itulah beberapa cara untuk menguji kelayakan usaha. Apa kamu sudah melakukan untuk usaha yang akan kamu kembangkan? 

Elya
Seorang penulis blog yang sudah berkecimpung sejak tahun 2014 sampai sekarang.

Related Articles

Leave a Reply