5 Wujud Kesetaraan Gender Yang Penting Untuk Diketahui Semua Orang

Sebagai negara yang memiliki budaya patriarki yang kuat, kesetaraan gender kerap menjadi isu besar yang sering dibahas. Kuatnya budaya patriarki ini membuat lapisan masyarakat tertentu, terutama kaum perempuan, mengalami kesulitan untuk mengembangkan diri. Hal ini dikarenakan ketidaksetaraan membuat perempuan seolah diciptakan berada di bawah level laki-laki.

Bukan hanya di Indonesia, berbagai negara di belahan dunia juga menghadapi isu ini. Bahkan organisasi besar seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melalui program Sustainable Development Goals, menyoroti kesetaraan gender (gender equality) sebagai salah satu dari 17 Global Goals utama yang harus diwujudkan.

Sebenarnya apa sih kesetaraan gender itu dan mengapa ia sangat penting?

Kesetaraan gender atau yang kerap disebut sebagai “keadilan gender” merupakan sebuah pandangan yang menyatakan bahwa setiap orang berada di posisi yang setara berdasarkan identitas gender yang mereka miliki.

Kuatnya budaya patriarki di negara kita menuntut setiap warga negara untuk tetap melek kesetaraan gender. Karena bagaimanapun juga, sebuah negara akan sangat sulit bahkan cenderung tidak bisa maju apabila tidak ada kesetaraan gender dalam masyarakatnya.

Untuk membuatmu lebih melek kesetaraan, yuk baca artikel di bawah ini tentang beberapa wujud kesetaraan gender yang wajib kita semua ketahui!

Perempuan dan laki-laki memiliki posisi yang sama di dalam masyarakat

Di negara kita, perempuan memang sudah sering terlihat turut andil dalam pengambilan kebijakan politik. Ahli legislatif bahkan presiden perempuan pun sudah terlihat di negara kita, seperti Ibu Megawati, Ibu Susi Pudjiastuti, dan banyak lagi.

Namun jangan salah, di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat kota, perempuan jarang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Banyak program-program desa yang sepenuhnya diserahkan sebagai tanggung jawab laki-laki. Padahal bisa jadi ide-ide brilian malah datang dari kaum perempuan.

Kesetaraan dalam pendidikan

Kamu pasti sudah mendengar cerita tentang RA Kartini bagaimana perjuangan beliau dalam mewujudkan pendidikan bagi kaum perempuan di tanah air. Gerakan emansipasi yang dipimpin oleh Ibu Kartini memang memberikan dampak yang sangat signifikan, di mana saat ini kita melihat banyak wanita Indonesia yang mampu merasakan pengalaman belajar di perguruan tinggi, bahkan hingga strata 3.

Namun tahukah kamu, pada kenyataannya, kita masih dapat menemukan kasus di mana kesempatan pendidikan untuk laki-laki dan perempuan masih dibeda-bedakan.

Banyak masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia yang percaya bahwa tugas perempuan hanyalah mengurus rumah, jadi mereka tidak perlu menjalani pendidikan tinggi. Laki-lakilah yang perlu pendidikan setinggi-tingginya. Bagaimana menurutmu?

Tidak ada kekerasan terhadap perempuan

Di berbagai media, kita sering mendengar perempuan menjadi objek bahkan korban kekerasan. Hal ini merupakan salah satu wujud gagalnya kesetaraan gender di masyarakat kita.

Kesetaraan gender dalam dunia kerja

Banyak survei menunjukkan bahwa perempuan di Indonesia cenderung mendapat gaji yang lebih rendah dibanding laki-laki, padahal pekerjaan dan jam kerja mereka sama. Hal ini dapat terjadi karena anggapan secara umum yang menyatakan bahwa laki-laki cenderung lebih sigap dalam bekerja dibanding perempuan.

Selain itu, apakah kamu pernah membaca lowongan di mana perempuan diminta berpenampilan menarik, berbadan tinggi, langsing, dan sebagainya? Ketahuilah, ini juga wujud belum tercapainya kesetaraan gender di Indonesia, lho!

Demikian beberapa wujud kesetaraan gender dan berbagai kegagalannya yang dapat kita temukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita wujudkan kesetaraan gender bersama-sama!

Related Articles

Leave a Reply