5 Pantai Terbaik di Alas Purwo untuk Menghabiskan Akhir Pekan

Dari Sabang sampai Merauke, wilayah Indonesia memiliki kawasan pantai yang sangat luas. Beberapa di antaranya yang paling populer adalah Pantai Panda di Bali, Pantai Pangandaran di Jawa Barat, Pantai Pink di Nusa Tenggara Timur, dan sebagainya.

Namun, tahukah kamu Banyuwangi juga menyajikan pesona pantai yang tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai tersebut? Ya, tepatnya di kawasan Alas Purwo terdapat beberapa pantai yang dapat kamu eksplor saat liburan atau sekedar untuk menghabiskan akhir pekanmu.

Mengenal Alas Purwo

Nama Alas Purwo mungkin juga sudah sering kamu dengar. Kawasan ini kerap dilekatkan pada berbagai cerita-cerita mistis yang membuat bulu kuduk merinding.

Tidak jarang program televisi juga mendatangi Alas Purwo untuk menerawang aktivitas gaib di sana. Beberapa di antaranya adalah Dunia Lain, Ekspedisi Alam Gaib, Dua Dunia, dan sebagainya. Bahkan produser-produser film horor layar lebar juga seolah berlomba-lomba menjadikan tempat ini sebagai lokasi pengambilan gambar dan video.

Pada pertengahan hingga akhir tahun 2019, sebuah cerita bertajuk KKN di Desa Penari mulai populer di jagat media sosial.

Hal ini membuat nama kawasan Alas Purwo menjadi salah satu tempat yang dipercaya sebagai wilayah yang diceritakan dalam cerita KKN tersebut.

Kembali ke pembahasan di awal, terlepas dari cerita-cerita menyeramkan yang beredar di masyarakat, Alas Purwo juga populer dengan pantainya. Yuk, kita bahas satu per satu dalam artikel di bawah ini!

1.   Pantai Ngagelan, salah satu pantai andalan di kawasan Alas Purwo

Pantai ini dapat dikatakan sebagai salah satu pantai terbaik di Banyuwangi. Uniknya, di pantai ini kamu dapat menemukan banyak sekali penyu karena tempat ini merupakan wilayah penangkarannya. Tidak heran para wisatawan juga kerap menyebut Pantai Ngagelan sebagai pantai surga penyu.

Kamu tidak hanya dapat menemukan satu jenis penyu saja di sini, tetapi ada beberapa jenis, seperti penyu sisik, penyu hijau, penyu belimbing, penyu abu-abu dan sebagainya.

Selain bisa bermain bersama penyu, menikmati pesona pantai berombak besar. Jika ingin bermain di Pantai Ngagelan, kamu harus berhati-hati dan pastikan kamu tetap berada di wilayah pesisir pantai.

2.   Pantai Pancur, temuan surga wisata di Alas Purwo

Pantai ini dikenal sebagai salah satu pantai di Banyuwangi yang menawarkan pesona eksotisme yang sungguh luar biasa. Berkunjung ke tempat ini berkali-kali tidak akan membuatmu merasa bosan. Garis pantainya sangat panjang dan cocok dijadikan sebagai spot untuk menikmati matahari terbenam.

Di Pantai Pancur, kamu tidak hanya berkesempatan berjalan-jalan di daerah pesisir. Jika kamu adalah orang yang cukup berani dan ingin berpetualangan dengan melakukan perjalanan wisata sebentar ke tengah laut, kamu beruntung karena di kawasan Pantai Pancur sudah ada fasilitas penyewaan kapal.

Tenang, kamu tidak akan sendiri. Kamu akan ditemani oleh pemilik kapal atau nelayan. Dari tengah laut, kamu bisa merasakan kesegaran angin dan pemandangan lautan yang luas.

Dulunya Pantai Pancur memang dikenal sebagai surga wisata tersembunyi, namun kini popularitasnya mulai meningkat. Oleh karena itu, banyak pengusaha yang mulai mendirikan tempat-tempat penginapan di sekitar pantai. Selain itu, kantin-kantin kecil juga bisa kamu temukan di sana saat kamu berlibur atau menghabiskan akhir pekan.

3.   Berselancar di Pantai Plengkung

Selama ini kamu mungkin berpikir hanya beberapa pantai populer saja yang kerap dijadikan lokasi surfing di Indonesia. Anggapan tersebut mungkin juga berlaku bagi wisatawan internasional. Jika tujuan mereka datang ke Indonesia adalah untuk berselancar, mungkin mereka akan memilih Pantai Kuta di Bali atau Pantai Nemberala di Pulau Rote.

Padahal ada satu pantai di kawasan Alas Purwo memiliki gulungan ombak yang sangat cocok untuk berselancar, yakni Pantai Plengkung. Tidak tanggung-tanggung, pantai ini juga terpilih sebagai lokasi pelaksanaan World Surf League 2020.

Selain karena ombaknya, pemilihan Pantai Plengkung sebagai lokasi liga selancar dunia 2020 juga pasti karena keindahan pesonanya yang harus diketahui masyarakat dunia.

4.   Pantai Trianggulasi dan monyet-monyet Alas Purwo

Keindahan serta keunikan yang ditawarkan Alas Purwo memang seolah tidak ada habisnya.

Satu lagi pantai di wilayah ini yang menawarkan wisata pantai dengan segala keunikannya. Jika berkunjung ke tempat ini, kamu akan disambut oleh monyet-monyet yang bergelantungan di atas pohon.

Tenang, monyet-monyet itu tidak mengganggu, kok! Bahkan mereka kerap jadi alasan para wisatawan untuk datang dan mengabadikan foto-foto lucu.

Namun sayang, karena kedalamannya yang cukup membahayakan, Pantai Trianggulasi tidak diperuntukkan bagi kamu yang ingin berenang. Kamu bisa duduk di pinggir pantai, mendengarkan ombak dan merasakan angin sepoi-sepoi meniup kulitmu.

 

5.   Parang Parang Ireng, pasir merica, dan tiga warna

Saat berkunjung ke Alas Purwo untuk liburan, pantai lain yang wajib ada di daftar kunjunganmu adalah Pantai Parang Ireng.

Jika pantai-pantai lain memiliki pasir yang lembut atau pasir berwarna putih, Pantai Parang Ireng hadir dengan pasir-pasirnya yang besar hingga seukuran merica. Tenang saja, dengan tetap berhati-hati, kakimu tidak akan terluka saat menginjak pasir tersebut.

Bukan hanya itu, keunikan lain yang disuguhkan adalah pemandangan pesisir pantai berupa pesona alam tiga warna, yakni warna hijau, hitam, dan putih.

Warna hijau disebabkan oleh lumut-lumut yang menutupi batuan di sekitar pantai serta lumut-lumut yang terapung di bibir pantai. Warna hitam disebabkan oleh kumpulan batuan besar berwarna hitam, dan warna putih adalah warna pasir pantai di bawah sinar matahari.

Apabila kamu memutuskan pergi ke Alas Purwo untuk mempelajari sejarah maupun merasakan langsung kisah mistis di sana, jangan lupa untuk menikmati pesona indahnya 5 pantai di atas yaa! Untuk menemani waktu santaimu, jangan lupa membawa VELO, kantong nikotin yang ditujukan untuk kamu yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui, dengan ukuran mungil yang dapat dibawa kemanapun, bebas bau dan asap!

Related Articles

Leave a Reply