5 Biota Khas Ekosistem Gurun Pasir

Apa yang pertama ada pikiranmu ketika mendengar kata gurun pasir? Pastinya pasir kering dan udara yang sangat panas, kan?

Yep, betul! Ekosistem gurun pasir memang merupakan sebuah ekosistem yang didominasi oleh batu dan pasir, di mana tumbuhan pun sangat jarang ditemukan. Ekosistem gurun pasir ini paling banyak ditemukan di wilayah Pantai Atlantik dari Afrika hingga ke Asia Tengah. Di wilayah-wilayah tersebut, terdapat beberapa gurun pasir yang sangat populer seperti gurun Arab, gurun Gobi, dan gurun Sahara. Luaskan mencapai 10 juta kilometer persegi.

Curah hujan pada ekosistem gurun pasir sangatlah rendah, yakni kurang dari 250 mm per tahun. Karena curah hujan yang rendah, maka ekosistem gurun pasir pun dianggap memiliki kemampuan yang juga rendah untuk mendukung keberlangsungan hidup makhluk hidup. 

Sepanjang tahun, ekosistem gurun pasir juga memiliki iklin yang panas dan sangat kering. Oleh karena itu, mengingat sepertiga bumi adalah wilayah gurun pasir, maka tetap saja ada orang yang tinggal di sana. 

Nah, penduduk yang tinggal di daerah ekosistem gurun pasir biasanya hidup nomaden. Mereka beternak dan mencari daerah dengan sumber air yang cukup. 

Bayangkan saja, hujan tahun di wilayah gurun pasir sangatlah jarang. Suhunya setiap hari pun sangat tinggi, dengan suhu terendah 22°C.

Walaupun demikian, ternyata ada beberapa jenis biota yang bisa hidup di ekosistem gurun pasir ini, lho! Apa saja sih biota-biota tersebut? Cekidot!

Kaktus

Kamu pasti tahu tumbuhan kaktus. Tumbuhan yang satu ini juga bisa ditemukan di Indonesia. 

Meskipun ia adalah tanaman yang butuh air untuk hidup, kaktus tetap bisa bertahan dan tumbuh dengan air yang sedikit. Itulah sebabnya kaktus banyak ditemukan hidup dan tumbuh di ekosistem gurun pasir.

Kemampuan kaktus yang dapat bertahan hidup di wilayah minim air didukung oleh akarnya yang panjang untuk mencari sumber air dan memperluas jangkauannya dalam menyerap air tanah. Setelah air didapatkan melalui akar, air tersebut pun disimpan di batang untuk persediaan hidup.

Agar kaktus bisa bertahan hidup lebih lama, tumbuhan yang satu ini memiliki daun yang kecil-kecil. Ukuran daun kecil tersebut berfungsi untuk mengurangi penguapan, sehingga kebutuhan air dalam batang kaktus tetap tercukupi.

Di ekosistem gurun pasir, jenis tanaman kaktus yang bisa kamu temukan dapat mencapai angka ribuan. Jadi jangan kaget ya!

Kurma

Saat bulan puasa tiba, kurma adalah salah satu menu yang mungkin selalu ada di rumahmu. Ternyata, jenis tanaman pangan yang satu ini bisa bertahan hidup di ekosistem gurun pasir lho!

Tanaman yang kemungkinan berasal dari wilayah Teluk persia ini memiliki ukuran pohon sedang hingga tinggi, yakni antara 15-25 meter. Daunnya yang berduri memiliki oanjang 3-5 meter.

Di wilayah gurun pasir, banyak penduduk mengembang-biakkan tanaman ini. Dan untungnya tanaman kurma sangat mudah tumbuh karena tidak memerlukan asupan air yang banyak.

Unta

Unta merupakan hewan berpunuk yang bisa kita temukan di ekosistem gurun pasir Asia dan Afrika Utara. Punuk pada unta sendiri merupakan lemak yang menjadi sumber energi tubuhnya.

Unta bisa puasa makan dan minggu hingga selama 3 minggu lho! Bahkan selama itu ia juga masih bisa berjalan melintasi padang pasir yang panas dan kering. Ternyata, cadangan makanan dan airnya disimpan pada punuk!

Serigala gurun

Mungkin kamu jarang mendengar keberadaan serigala di ekosistem gurun pasir. Ternyata hal ini benar adanya lho!

Di wilayah padang pasir, terutama Afrika dan Arab, ada jenis serigala gurun berbadan kecil dengan warna krem.

Seriga ini memiliki telinga yang lebar. Selain untuk mengindentifikasi keberadaan mangsa, telinga lebar tersebut menghindarkan serigala gurun dari panas yang berlebih.

Nah, itulah beberapa biota khas yang bisa kit temukan di ekosistem gurun pasir. Jangan lupa bagikan artikel ini!

Related Articles

Leave a Reply