5 Alat Musik Ritmis Tradisional, Kelihatannya Mudah, Tapi Butuh Dipelajari Serius!

Siapa sih yang tidak suka mendengarkan musik? 

Meskipun genre musik yang kita dengarkan cenderung berbeda-beda, tapi kebanyakan orang pasti suka bahkan cinta dengan musik. 

Dalam permainan musik atau dalam sebuah lagu, bukan hanya vokalis dan musisi yang merupakan bagian terpenting. Komponen lain seperti alat-alat musik juga merupakan hal yang krusial.

Alat musik sendiri memiliki keanekaragaman, mulai dari alat musik melodi, alat musik ritmis, dan sebagainya. 

Mari berbicara tentang alat musik ritmis. Meskipun tidak banyak nada yang bisa dihasilkan, alat musik ritmis sangat menarik untuk dipelajari karena suara-suaranya yang sederhana dapat menyempurnakan sebuah pertunjukan musik.

Jika kamu sudah pernah mendengar tentang alat musik ritmis modern seperti drum, triangle, tamborin, conga (kongo), simbal, dan sebagainya, kamu juga harus mengenal beberapa alat musik ritmis tradisional dong!

Tentu saja mempelajari alat musik ritmis tradisional tidak akan membuatmu kalah keren dengan orang-orang yang mahir memainkan instrumen-instrumen modern! Bahkan alat musik ritmis tradisional yang terlihat sangat sederhana itu ternyata cukup menantang untuk dikuasai, lho! Kamu harus serius dalam mempelajarinya.

Nah, sebelum mulai mendalami teknik-teknik memainkan alat musik ritmis tradisional, sebaiknya kamu tahu dulu beberapa contoh alat musik ini. Yuk, baca artikel di bawah sampai selesai!

Kastanyet

Kamu belum pernah dengan soal kastanyet? Ini adalah alat musik ritmis tradisional yang berasal dari Spanyol. Bentuknya yang sangat sederhana mirip seperti bentuk kerang dan terbuat dari bahan kayu yang cukup keras. 

Kamu pernah dengar tarian Flamenco? Yep! Itu adalah tarian asal negara Spanyol yang sangat mendunia. Biasanya kastanyet digunakan untuk mengiringi tarian ini.

Cara memainkan kastanyet memang terlihat sederhana. Kamu hanya perlu menggesek-gesekkan kastanyet dengan ibu jari. Jika kastanyet tersebut kamu taruh di tangan kiri, maka tangan kananmu bertugas untuk menepuk kastanyet tersebut.

Meskipun terlihat sederhana untuk dimainkan, kamu juga perlu belajar serius ketika ingin memadukan bunyi kastanyet dengan alat musik lainnya.

Marakas

Nah, ini dia alat musik ritmis tradisional yang sering digunakan untuk pertunjukan atau acara-acara musik santai. 

Alat musik ritmis tradisional yang berasaldari Amerika Latin ini merupakan peninggalan suku Indian Pre-kolumbia. Dulunya ia digunakan sebagai alat musik dalam ritual penyembuhan.

Marakas terbuat dari bahan kayu yang dibuat membentuk silinder (disebut dengan bel) yang bagian dalamnya diisi dengan manik-manik kecil.

Alat musik ini memang sudah sangat mendunia. Namun sayang, saat ini sudah sulit menemukan marakas yang asli. Yang ada di pasaran, terutama di Indonesia adalah marakas dari bahan plastik. 

Cara memainkannya adalah dengan mengocok atau mengguncangnya hingga menghasilkan suara gemerincing yang nyaring. Ingat, kamu harus memahami tempo dulu jika ingin memadukannya dengan alat musik lain.

Tifa

Ini dia salah satu alat musik ritmis tradisional kebanggaan tanah air. Alat musik yang satu ini berasal dari daerah Papua. Bahannya terbuat dari kayu dengan rongga yang ditutupi menggunakan kulit binatang, mirip seperti gendang atau kendang.

Selaim dikenal dengan sebutan tifa, alat musik ritmis tradisional yang sangat populer ini juga dikenal sebagai tahito atau tihal.

Cara memainkannya yakni dengan dipukul bagian rongganya. Biasanya instrumen tifa dipakai untuk memeriahkan acara-acara adat di daerah Indonesia bagian timur.

So, itu dia 3 alat musim ritmis tradisiona yang bisa kamu pelajari. Sembari mengenal alat musik ini secara lebih mendalam, gaskeeuun kuyy, nikmati VELO, kantong nikotin yang ditujukan untuk kamu yang sudah 18 tahun ke atas dan pengguna produk yang mengandung nikotin, bukan perempuan hamil atau menyusui. Selain itu, VELO bisa dinikmati dengan nyaman kapan saja dan dimana saja tanpa khawatir mengganggu orang lain. Sisipkan satu kantong nikotin di sela gusi dan mulut bagian atas, lalu rasakan sensasi kenikmatannya selama 20 sampai 30 menit. Tanpa asap dan tanpa bau, sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan orang di sekitar. VELO juga tersedia dalam berbagai macam rasa pilihan yang layak dicoba!

Related Articles

Leave a Reply