4 Materi Tes TOEFL yang Akan Diujikan Saat Tes

Bagi banyak orang, tes TOEFL bisa jadi sesuatu yang sangat ditakuti karena tingkat kesulitannya. Apalagi dalam tes TOEFL ada batas skor minimal yang harus dicapai agar dinyatakan lulus. Memang benar bahwa tes TOEFL bukan sesuatu yang mudah, namun dengan menguasai materi tes TOEFL yang akan diujikan, bukan tidak mungkin kamu akan mendapatkan hasil memuaskan.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan 4 materi pokok yang diujikan dalam tes TOEFL. Keempat materi ini dibagi ke dalam sesi yang berbeda-beda, mulai dari listening, structure and written expression, reading comprehension, dan Test of Written English. Untuk bisa mendapatkan skor yang memuaskan, tentu saja kamu harus menguasai keempatnya.

Yuk, kita bahas satu per satu dan cari tahu lebih dalam tentang 4 materi yang diujikan dalam tes TOEFL.

1. Listening

Sesi pertama dalam tes TOEFL biasanya adalah listening yang berlangsung selama 40 menit. Selama waktu tersebut, peserta tes diminta untuk menjawab 50 soal pilihan ganda melalui materi yang disampaikan lewat audio. Materi yang diberikan bisa berupa percakapan antara beberapa orang, pembacaan teks atau naskah, dan lain sebagainya. Kamu harus mendengarkan dengan seksama agar bisa memilih jawaban yang benar.

Banyak peserta TOEFL pemula yang merasa kesulitan dalam sesi listening, karena mereka tidak diberi teks soal yang bisa dibaca. Latih kemampuan listening dengan cara menonton film berbahasa Inggris tanpa subtitle, mendengarkan lagu bahasa Inggris dan mencoba menuliskan liriknya, atau dengan berbagai cara lain yang menurutmu ampuh. Karena tidak ada pengulangan soal untuk tes ini, pastikan kamu benar-benar menyimaknya dengan baik.

2. Structure & written expression

Sesi tes TOEFL yang kedua adalah structure & written expression. Tujuan dari tes ini adalah menguji kemampuan dalam memahami tata bahasa serta ungkapan yang banyak dipakai. Kamu dapat mempelajari materinya melalui jenis-jenis grammar yang ada. Karena ada puluhan grammar yang harus dikuasai, kamu akan memerlukan cukup banyak waktu dan kerja keras.

3. Reading comprehension

Waktu yang diberikan untuk sesi reading umumnya adalah 55 menit dengan jumlah soal pilihan ganda sebanyak 50 butir. Materi TOEFL yang diujikan adalah berbagai macam bacaan yang akan menjadi sumber soal-soal yang ditanyakan. 

Peserta tes diwajibkan untuk menjawab soal tentang topik, isi bacaan, ide utama, dan informasi lain yang lebih detail. Untuk bisa menguasainya, kamu harus banyak-banyak membaca dan memperkaya diri dengan kosakata bahasa Inggris. Ini akan sangat membantu kamu dalam memahami bacaan yang diberikan dan soal-soal terkait dengan bacaan tersebut.

4. Test of Written English

Terakhir ada sesi Test of Written English atau TEW. Tes ini hanya terdiri dari 1 soal saja, namun waktu yang diberikan untuk mengerjakannya cukup panjang, yaitu 30 menit. Peserta tes diminta untuk menulis esai tentang topik tertentu. Bisa jadi, ini merupakan bagian tes yang tersulit. Namun tidak semua tes TOEFL menyertakan mengujikan tes ini.

Itu dia berbagai macam materi yang harus dipelajari dan dikuasai sebelum mengikuti tes TOEFL. Untuk bisa meraih hasil yang memuaskan, tentu tidak bisa didapatkan secara instan. Kamu harus rajin belajar dan meluangkan waktu setidaknya 1 sampai 2 jam dalam sehari untuk bisa menguasai materi TOEFL dengan baik. Sering-sering mengerjakan latihan soal dan mengikuti simulasi tes juga sangat membantu lho.

Indah Ariviani
Indah is an experienced writer specializes in lifestyle, design, and finance, who occasionally lost in her imaginations.

Related Articles

Leave a Reply