3 Pianis Terkenal Asal Indonesia Yang Bermain di Tingkat Internasional

Di Indonesia ada banyak orang-orang berbakat yang sudah go international di industri musik. Beberapa di antaranya adalah Agnez Mo, Anggun C. Sasmi, Rich Brian, dan sebagainya.

Selain nama-nama di atas, kamu juga mungkin sudah mendengar nama Joey Alexander. Ia adalah seorang pianis muda dari Indonesia. Genre musik yang dibawakan adalah jazz. Beberapa tahun yang lalu, ia sempat menggemparkan Indonesia dan dunia dengan bakat briliannya yang diapresiasi dengan masuk nominasi Grammy Awards. Keren banget ya? Joey masih muda tapi sudah berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional!

Nah, pianis berbakat dari Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional ternyata bukan hanya Joey Alexander lho! Indonesia masih punya banyak nama-nama pianis terkenal berbakat yang sempat mengguncang dunia. Oleh karena itu, mereka disebut-sebut memiliki pengaruh yang sangat besar di dunia industri musik Indonesia. Jasa mereka memang sudah seharusnya kita apresiasi.

Nah, bagi kamu yang belum tahu siapa saja pianis terkenal Indonesia yang telah berhasil mengharumkan nama negara kita di level global, yuk kenalan dengan mereka dalam artikel di bawah ini!

Dwiki Dharmawan

Para pelaku industri musik di Indonesia dan orang-orang yang senang mendengar musik piano pastinya sudah sering mendengar nama Dwiki Dharmawan. Ia adalah pianis yang sangat berbakat dari negara kita yang telah mengukir banyak prestasi di kancah internasional.

Dwiki Dharmawan sendiri membangun nama dan karirnya dengan grup band, yakni Krakatau, bersama Budhy Haryono, Donny Suhendra, dan Pra Budi Dharma Dwiki telah meraih prestasi di bidang musik seperti Yamaha Light Music Contest 1985 di Tokyo, Jepang, sebagai The Best Keyboard Player, Asia Song Festival 2000 di Philipina sebagai Grand Prize Winner, dan sebagainya.

Pada tahun 90an, Dwiki menggali bakat musiknya lebih dalam lagi. Ia memasukkan unsur-unsur musik tradisional Indonesia pada banyak karyanya. Seketika namanya melambung semakin tinggi. Grup band Krakatau pun semakin dikenal. Bahkan mereka mengadakan tur musik ke berbagai negara di dunia.

Teguh Sukaryo

Pianis terkenal lainnya asal Indonesia yang berhasil menyabet berbagai penghargaan di tingkat internasional adalah Teguh Sukaryo. Pianis berbakat asal Jawa Tengah ini memulai karir musiknya di Royal Musik Purwokerto. Keputusan ini dibuat bahkan sebelum ia meraih gelar sarjana di bidang Piano Performance, yakni di Newcastle Conservatorium of Music, Australia.

Mungkin nama Teguh Sukaryo sendiri dulu jarang masuk pemberitaan, sehingga namanya lebih jarang terdengar jika dibandingkan dengan pianis terkenal lainnya asal Indonesia. Padahal ia telah meraih berbagai penghargaan termasuk Top Prize pada ajang Armidale Open Piano Competition di New South Wales, Australia, pada tahun 1997, Chamber Music Scholarship and award di Amerika Serikat pada tahun 2000, Beethoven Prize di Grieg International Competition for Pianists di Norwegia pada tahun 2005, dan sebagainya.

Teguh Sukaryo benar-benar keliling dunia untuk mengukur prestasinya ya!

Bubby Chen

Nama Bubby Chen menjadi nama pianis terkenal yang paling banyak dibicarakan pada tahun 1960an. Pada usianya yang masih muda, yakni 22 tahun, ua sudah menjadi kritikus jazz yang diakui kepintarannya. Salah satu prestasi di tingkat internasional yang pernah ia raih adalah Willis Conover sebagai The Best Pianist of Asia. Terbaik di Asia lho, bukan cuma terbaik di Indonesia saja!

Kecintaan Bubby Chen terhadap dunia musik mendorongnya untuk mendirikan Chen Trio. Ia jiga bergabung bersama grup Jack Lesmana Quartet. Karena jasanya dalam memperkenalkan nama bangsa melalui karya-karya di bidang musik jazz, Bubby Chen jugw mendapatkan Life Achievement Award. Namun, Bubby Chen meninggal dunia pada 2012. Tentu saja industri musik tanah air sangat kehilangan dirinya.

Itulah 3 pianis terkenal asal Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Kamu pernah mendengarkan musik mereka? 

Related Articles

Leave a Reply